Makmum 2 (2021): Kematian Bude Yanti dan Bisikan Gaib yang Menghantui

Table of Contents

Siapa sangka, sekuel horor religi "Makmum" yang sukses akan membawa kita kembali ke dalam ketakutan yang lebih dalam dan mencekam? Dalam Makmum 2 (2021), aktris kawakan Titi Kamal kembali memerankan Rini, yang kali ini harus menghadapi teror tak kasat mata di sebuah desa terpencil. Film ini bukan hanya sekadar menawarkan jump scare, tetapi juga menyajikan misteri yang berakar pada adat istiadat dan kepercayaan lokal yang kuat. Bersiaplah merasakan bulu kuduk berdiri saat Rini dan putranya, Hafiz, terperangkap dalam pusaran horor yang tak terduga.

Awal Mula Teror di Desa Suayan

Kabar duka meninggalnya Bude Yanti, sosok yang merawat Rini (Titi Kamal) sejak kecil, menjadi pemicu perjalanan Rini dan anaknya, Hafiz, ke Desa Suayan. Sebuah desa terpencil dan terisolir, jauh dari hiruk pikuk kota, tanpa listrik apalagi sinyal ponsel. Perjalanan dua hari ke desa itu seolah menjadi gerbang menuju dunia lain yang menyimpan banyak rahasia.

Setibanya di sana, Rini mendapati kehidupan warga yang begitu teguh mempertahankan tradisi. Petugas PLN berulang kali mencoba meyakinkan penduduk untuk menerima aliran listrik, namun selalu ditolak. Pak Ustad desa memiliki pengaruh besar dalam penolakan ini, bahkan saat Alif (Samuel Rizal), yang menemani Rini, mencoba bernegosiasi.

Saat melayat Bude Yanti, Rini mulai mendengar bisik-bisik warga tentang kematian yang tidak wajar. Kekhawatirannya bertambah ketika melihat Hafiz, anaknya, hampir memasuki Hutan Larangan. Alif menjelaskan bahwa hutan itu adalah area tabu, sebuah larangan turun-temurun yang harus dipatuhi. Obrolan mereka juga menyentuh pembangunan masjid baru yang, menurut Rini, terasa aneh mengingat masjid lama masih layak pakai. Pembangunan ini rupanya didukung penuh oleh Pak Ustad.

Makmum 2 (2021)

Gangguan Makmum dan Misteri Hutan Larangan

Malam pertama Rini di desa ini sudah diwarnai kejanggalan. Saat shalat Isya, ia merasakan kehadiran makhluk tak kasat mata yang menjadi makmum di belakangnya. Ketakutan itu semakin menjadi ketika penampakan pocong terbalik menyapanya di balik gorden. Rini mencoba beristighfar, namun teror itu seolah baru dimulai. Hafiz sendiri, yang protes karena tak ada sinyal untuk bermain HP, mulai berteman dengan anak-anak desa, termasuk seorang anak misterius yang pincang.

Keanehan berlanjut. Rini sempat berbincang dengan Lastri, warga desa, mengenai kondisi air sumur yang sudah dua bulan keruh. Sementara itu, Pak Ustad terkejut melihat masjid yang dibangunnya retak-retak, seolah ada kekuatan tak kasat mata yang menentangnya. Bahkan, saat Hafiz dan teman-temannya disuruh pulang sebelum Magrib, anak pincang itu malah nekat masuk ke Hutan Larangan.

Teror yang menimpa Hafiz adalah puncaknya. Saat shalat Maghrib berjamaah, Hafiz dipanggil oleh anak pincang itu dari luar masjid. Mengikuti anak itu, Hafiz justru tersesat dalam penglihatannya sendiri. Masjid yang tadinya ramai mendadak kosong, lampu minyak mati, dan ia berhadapan dengan sosok menakutkan yang membuatnya menjerit dan pingsan. Teror ini membuat Hafiz merengek ingin segera pulang, dan Rini pun berjanji akan kembali ke kota esok hari.

Ketika Larangan Dilanggar: Kemurkaan Penunggu Hutan

Saat bersiap pulang, Rini mencari Hafiz yang bermain petak umpet. Kegelisahan Rini bertambah ketika Alif menyangkal keberadaan anak pincang yang diceritakan Hafiz. Akhirnya, Rini menemukan Hafiz bersama Afdal dan Iwan tak sadarkan diri di dalam Hutan Larangan. Ketiga anak itu kesurupan. Meskipun warga mencoba menyadarkan mereka dengan doa di masjid, Rini dan Alif memutuskan membawa Hafiz pulang, merasa ada yang tidak beres.

Makmum 2 (2021)

Teror makmum kini merambah ke ibu-ibu desa. Lastri dan Aisyah (Marcella Zalianty), ibu dari Iwan dan Afdal, juga mulai merasakan gangguan yang sama seperti Rini saat shalat. Rini mencoba mencari jawaban dari mereka tentang anak pincang, namun Lastri dan Aisyah enggan membahasnya, seolah ada rahasia kelam yang mereka sembunyikan.

Rini mendapat mimpi buruk tentang Hafiz dan menemukan luka nyata di kaki anaknya. Ia kembali mendatangi Lastri dan Aisyah, yang juga mengiyakan teror makmum, namun mereka semua tak tahu harus berbuat apa. Titik terang mulai terlihat saat Rini menemui Mbah Zahar, tetua desa. Mbah Zahar mengungkapkan bahwa semua kekacauan ini bermula karena Pak Ustad melanggar larangan adat, yaitu menebang pohon di Hutan Larangan untuk pembangunan masjid baru. Hutan itu, menurut Mbah Zahar, memiliki penunggu yang tidak boleh diganggu.

Sayangnya, peringatan Mbah Zahar tak diindahkan. Dinding kamar mandi masjid kembali ambruk, dan Pak Ustad, alih-alih menghentikan, justru memutuskan memindahkan lokasi ke dekat Hutan Larangan, yang berarti akan menebang satu pohon lagi. Teror terhadap Rini semakin intens. Mengikuti anak pincang yang dilihatnya keluar rumah saat shalat, Rini tiba di pohon besar di Hutan Larangan. Di sana, ia berhadapan langsung dengan sosok mengerikan yang selama ini menghantui. Rini akhirnya sadar, ini bukan sekadar makmum, tapi entitas kuat penjaga hutan.

Pagi harinya, penebangan pohon kedua benar-benar dilakukan. Rini mati-matian mencoba mencegah, memperingatkan Dika si penebang tentang bahaya yang akan menimpanya. Namun, Dika tak peduli. Di tengah kekacauan itu, Hafiz muncul, sudah sadar sepenuhnya dan terlihat pulih.

Makmum 2 (2021)

Puncak Pertarungan Melawan Nyi Lawe

Malam tahlilan 7 hari Bude Yanti menjadi saksi bisu puncak teror. Dika, si penebang pohon, tiba-tiba dijemput oleh Rini—atau lebih tepatnya, sosok yang menyerupai Rini. Dengan pandangan kosong, "Rini" membimbing Dika ke pinggir jurang, lalu berubah menjadi penampakan mengerikan. Dika lari ketakutan dan terjatuh ke jurang. Hafiz yang melihat kejadian itu berhasil melarikan diri dan bertemu Alif.

Pada saat yang sama, Rini yang asli di acara tahlilan mendadak linglung. Ia berteriak histeris, mengaku bermimpi Hafiz dibawa ke hutan. Seketika itu juga, matanya memutih, ia menggeram—Rini kesurupan. Dengan kekuatan luar biasa, ia mengamuk, melemparkan orang-orang, lalu berlari menuju Hutan Larangan.

Alif dan Hafiz bergabung dengan warga yang mengejar Rini ke dalam Hutan Larangan. Di sana, Rini yang kerasukan mengamuk tak terkendali, mengangkat dan melemparkan Hafiz serta teman-temannya, bahkan menyerang warga. Saat rombongan Pak Ustad tiba dan kembali melafalkan ayat kursi, pertempuran melawan entitas gaib itu mencapai puncaknya.

Di tengah kekacauan, Alif bertemu Mbah Zahar yang membawa cangkul dan benih pohon. Mbah Zahar meminta Alif segera membantunya menanam pohon, seolah tahu kunci dari semua teror ini. Ketika bacaan ayat kursi semakin intens, Rini ambruk tak sadarkan diri. Kemudian, muncullah sosok mengerikan yang diyakini sebagai Nyi Lawe, penunggu Hutan Larangan yang marah karena rumahnya diganggu.

Klimaksnya, Mbah Zahar menancapkan benih pohon ke tanah seraya berteriak, "Rumahmu telah dikembalikan!" bersamaan dengan Pak Ustad yang berteriak "Allahu Akbar!" dan melemparkan tasbihnya. Seketika itu juga, Nyi Lawe terbakar habis, musnah di hadapan warga desa yang mengucap syukur. Rini pun tersadar.

Menuju Akhir yang Menenangkan?

Esok harinya, Rini dan Hafiz meninggalkan Desa Suayan, diantar Alif. Pengalaman traumatik itu membuat Rini enggan kembali, namun ia mempersilakan Alif mengunjunginya di kota. Desa Suayan, dengan segala kengerian dan misterinya, kini hanya menjadi kenangan pahit bagi Rini, meninggalkan pertanyaan tentang keberlangsungan kedamaian di desa tersebut.

Makmum 2 (2021) berhasil menyajikan pengalaman horor yang lebih kompleks dengan menggabungkan elemen religi, kearifan lokal, dan misteri yang berliku. Akting Titi Kamal yang meyakinkan sebagai ibu yang berjuang melindungi anaknya dari teror gaib patut diacungi jempol. Film ini adalah pilihan tepat bagi penggemar horor yang mencari cerita dengan kedalaman emosi dan nuansa mistis yang kental.



Info Film:
Tahun Rilis: 2021
Aktor Utama: Samuel Rizal
Aktris Utama: Titi Kamal

Posting Komentar