Sinopsis Silsila Antv Episode 40 Hari ini

Mauli Bersemangat Tentang Pasangan Manas-Nandini

Di restoran
Mauli mengatakan : Kita orang India sangat emosional,memiliki banyak warna kehidupan tetapi kita hanya memilih satu warna dan itu adalah emosi.

Nandini merasa terganggu ileh tatpan Manas.

Nandini mengatakan : Kata katamu sangat bagus,kamu benar Mauli bahwa warna emosi itu ada.
Mauli mengatakan : Dan kamu Manas,please bersikap optimis mungkin hari ini kamu akan mendapatkan seseorang untuk mempercepat warna emosimu.

Kunal mengatakan : Tidak mungkin mencintai seseorang di pertemuan pertama.
Mauli mengatakan : Cinta kita terjadi pada pandangan pertama.
Kunal mengatakan : itu benar,dan tidak mungkin terjadi di usia yang lebih tua,kita jatuh cinta di perguruan tinggi.
Mauli mengatakan : Lalu bagaimana jika seseorang mendapatkan cinta masa kecil mereka di uaia yang lebih tua?
Manas mengatakan : Ya,begitu...
Kunal mengatakan : Aku tidak setuju.

Kunal mengatakan : Maksudku situasi hya berbeda saat kuliah dan sekarang.
Mauli mengatakan : Kamu masih seperti dulu sangat romantis,bahkan aku dan Nandini juga tidak berubah. Bukankah begitu?
Manas mengatakan : Mauli benar. Sebenar nya ada orang yang berubah dan terkadang tidak sama sekali.

Manas melihat Nandini,tetapi Nandini tidak membalas nya sama sekali.

Mauli bersemangat ketika musik mengalun.

Mauli mengatakan : Ini lagu tahun 90 - an lagu zaman kalian dulu, ayo menarilah.
Nandini mengatakan : Tidak aku lebih suka disini dan makan.

Manas mengatakan : Ayolah Nandini dulu kita selalu menari di sekolah untuk kompetisi dengan lagu ini.
Nandini mengatakan : Aku tidak mengingat nya lagi.
Mauli mengatakan : Please Nandini bukan kah kamu sangat suka menari?
Kunal mengatakan : Jangan memaksa nya mungkin dia tidak mau.
Mauli mengatakan : Dulu mereka sebagai pasangan menari terbaik di sekolah.

Manas dan Mauli bersikeras.
Manas berdiri dan meminta tangan Nandini.

Nandini ragu ragu tetapi Mauli meminta nya untuk pergi.
Dia akhir nya memegang tangan Manas.

Mauli menikmati saat Manas memulai tarian,Nandini mengingat langkah langkah dan tarian bersama nya.

Kunal melihat Nandini dan memaksa senyum ke arah Mauli yang bersemangat.

Kunal terbakar

Manas dan Nandini terus menari dengan semangat. Kunal semakin terbakar melihat ini.

Mauli mengatakan : Kunal mereka sangat cocok,benarkan?
Kunal mengatakan : Jangan berusaha membuat api untuk mereka.
Mauli mengatakan : kita akan membuat hubungan diantara mereka.
Kunal mengatakan : Itu arti nya kamu menyerahkan Nandini kepada siapa saja? Orang ini sangat tidak cocok dengan Nandini sama sekali. Nandinibadalah seorang wanita rumah tangga yang baik dan Manas begitu banyak drama.
Mauli mengatakan : Kunal kamu berbicara seperti yang di lakukan ayah ku di masa kuliah. Nandini memiliki banyak hal dalam hidup dan telah berubah menjadi lebih kuat.

Mauli mengatakan : Nandini memiliki banyak hal dalam hidup dan telah berubah menjadi lebih kuat.

Mauli akan mengklik foto Nandini dan Manas ketika Kunal memaksa nya menari di lantai.

Merka mulai menari bersama untuk beberapa saat.

Mereka mulai menari bersama untuk beberapa saat.
Kunal hanya mendengar apa yang Manas bicarakan kepada Nandini dan menjadi terganggu.

Mauli mengeluh dan merasa tidak nyaman saat kaki nya sakit dan kembali ke meja nya.

Kunal semakin gelisah melihat Manas dan Nandini,kemudian dia mengambil minuman dan menari di sekitar nya.

Mauli sibuk dengan ponsel nya.

Kunal berputar putar dan dengan sengaja melempar minuman itu ke atas Manas.
Dia meminta maaf kepada Manas.

Nandini bergegas mengambil tisu dan membersihkan kemeja nya.

Kunal semakin terbakar dan kemudian mengirim Manas ke kamar mandi untuk membersihkan kemeja nya,dia mengambil perhatian Nandini ke kaki sakit Mauli.

Nandini datang ke Mauli dan menyarankan untuk pulang ke rumah,sehingga mereka dapat merendam kaki nya ke dalam air hangat.

Kunal meminta mereka untu cepat cepat pulang.

Mauli mengatakan : Manas dimana? .
Kunal memeberitahu Mauli tentang kejadian itu,mauli tertawa.

Mereka akan meninggalkan restoran ketika Manas memanggil Nandini.

Manas mengatakan : Apakah kalian akan pulang?
Kunal mengatakan : Ya,sebenar nya kaki Mauli sedang sakit. Aku benar benar minta maaf tentang kejadian tadi,really sorry.
Manas mengatakan : Its ok,Ini hanya baju bukan cinta yang ku temukan kembali.

Manas mengatakan : Ini kartu nama ku dan ada nomor ku disitu untuk menghubungi ku.
Kunal mengatakan : Luar biasa aku akn menyimpan nya.

Kunal mengambil kartu nama itu dan meninggalkan nya di restoran.

Di dalm mobil,Mauli kesal karena Kunal kehilangan kartu itu.

Nandini mengatakan : Tidak apa apa Mauli,dia adalah seorang selebriti dan bahkan tidak akan mengangakat panggilan kita.
Kunal mengatakan : Kita akan mendapatkan nomor nya dari internet.

Nandini mengatakan : Aku tidak mengingat nya.
Mauli mengatakan : piluisi itu tentang bintang dan rembulan.
Kunal mengatakan : Puisi rembulan dan bintang hanya omong kosong. Bagaimna seseorang membandingkan cinta nya dengan rembulan dan bintang. Gerhana bulan datang berkali kali dalam setahun dan akan menghilang dan akan menghilang bagaimana itu bisa di sebut puisi romantis?
.
Kunal membaca beberapa ayat puisi untuk Nandini.
_Tadi malam,malam bulan purnama semua orang membicarakan tentangmu,seseorang menyebut rembulan dan yang lain mengatakan itu wajahmu,siapa bertemu aku di kota ini akan ada suasana terkecil di sekeliling ku,semua orang mengingat namamu dan jatuh cinta padamu.

Kunal melihat Nandini dari spion yang terlihat sangat menghayati piluisi nya.

Mauli mengatakan : Wow Kunal kamu sangat luar biasa,aku tidak pernah tahu puisi yang indah ini tersimpan dalam hati suami ku tercinta.

Kunal mengatakan : Aku sering mendengar banyak Ghajal di kehidupan kampus,tetapi kemudian sibuk dengan pekerjaan dan jadwal.

Mauli menghargai cita rasa nya tentang puisi dan berdoa agar alasan romansa Kunal tetap ada.

Kunal melihat ke arah Nandini.

Kunal berpikir mengatakan : Nandini,aku tidak bisa lari dari situasi ini,seperti nya itu di luar kendali. Tidak ada yang sengaja mengembangkan emosi,mereka hanya datang ketika kamu menghabiskan waktu bersama orang lain.

Mereka mencapai rumah can lift bekerja dengan baik.

Mauli mengatakan : Terima kasih Tuhan,hari ini lift ini aktif,biasa nya jika hari hujan akan mati,ini bisa di sebut bahwa mood dia sedang baik.

Mereka tertawa riang.

Di rumah ,Pramila sedang menangis. Dida dan Mamma berusaha untuk menenangkan nya.

Mauli mengatakan : Pramila,apa yang terjadi?
Mamma mengatakan : adik perempuan Pramila mencoba bunuh diri dan sekarang berada di rumah sakit.
Kunal mengatakan : Pramila di rumah sakit mana dia di rawat? Mungkin kita bisa membantumu.
Pramila mengatakan : Kunal bhaiya saudara ku di Nagpur,aku tidak tahu alamat nya,mereka hanya memberitahu ku tentang keadaan nya. Mauli didi aku hanya punya saudara satu satu nya,jika terjadi sesuatu pada nya aku bisa mati.
Mauli mengatakan : Tidak akan ada yang terjadi pada nya. Tetapi mengapa dia melakukan nya?
Dida mengatakan : Seorang wanita hanya mencoba bunuh diri ketika suami nya menghianati nya,suami hya meninggalkan nya untuk seorang wanita lain.

Semua orang terkejut mendengar nya.

Pramila mengatakan : Mereka bahagia dalam pernikahan,mereka pasangan yang serasi seperti Kunal bhaiya dan Mauli didi. Apakah mudah bagi pria untuk mencintai seseorang? Pertama istri nya dan kemudian wanita asing lain nya.

Kunal terdiam.

Pramila mengatakan : Seorang wanita meninggalkan dunia / rumah nya untuk seorang pria. .

Pramila mengatakan : tetapi pria seperti itu tidak pernah menghargai pengorbanan seorang wanita,jika pria menghianati hati akan hancur. Aku berdoa agar tidak seorang pun yang menemukan suami seperti dia.

Kunal tegang dan melihat ke arah Nandini yang sedang berkaca kaca.

Mauli mengatakan : Cukup,cukup sekarang bersiap siaplah aku akan memesan tiket.
Pramila mengatakan : Tetapi aku tidak memiliki uang untuk beli tiket.
Mamma mengatakan : Siapa yang meminta uang padamu?
Dida mengatakan : Cepat pesan tiket nya.
Pramila mengatakan : Didi,Aku berharap Tuhan agar pasangan kamu dan Kunal bhaiya selama nya seperti ini.
Mauli mengatakan : Cepatlah bersiap.

Semua orang tegang,Kunal diam dan tidak bisa berkata apa apa.

PRECAPmengatakan : Dida mengatakan mengatakan :  pernikahan adalah tentang kepercayaan, dan satu kesalahan Mauli mengatakan mengatakan :  tidak benar untuk kehilangan hidupmu untuk pengkhianat seperti itu, karena itu kamu harus melangkah maju dan pergi seperti seorang pria sendiri.
Kunal tegukan


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel