Sinopsis Silsila Antv Episode 31 Hari ini

Mauli Mengirim Nandini Ke Konser Bersama Kunal

Nandini menuang es dan air le dalam mangkuk dan mencelupkan tangan Kunal ke dalam nya,dia khawatir karena tangan nya sudah.memerah.

Kunal menarik tangan nya dan mengatakan bahwa itu baik baik saja.

Nandini mengoleskan salep ke luka nya dan meniup nya.

Kunal terus menatap Nandini.

Nandini mengatakan : Aku bisa menjadi seorang Dokter di dapur yang menggunakan berbagai bahan untuk perawatan yang berbeda.

Kunal tidak bisa mengatakan apa pun.

Nandini mengatakan : Aku akan membuatkan teh untukmu.
Kunal mengatakan : Tidak aku bisa membuat nya sendiri.

Mereka membuat teh masing masing.

Nandini mengatakan : Mauli sudah tahu.
Kunal mengatakan : Apa?
Nandini mengatakan : Bahwa aku sudah mengatakn kedua nya sama. Aku bisa bangun sepanjang malam seperti burung hantu dan kamh juga tidur lebih sedikit. Dan seperti kamu. . .

Nandini mengatakan : Dan aku juga bisa minum teh kapan saja di malam hari.
Kunal mengatakan : Aku ingin kopi karena aku harus bekerja sekarang.selamat malam.
Nandini mengatakan : Selamat malam.

Keesokan pagi nya,Mauli dan Kunal sedang sarapan.

Mauli mengatakan : Aku sudah merindukan Mamma.
Kunal mengatakan : Akh yakin aku tidak akan menanggung Prerna lama.
Mauli mengatakan : Aku berharap bahwa aku akan beruntung untuk pertemuan itu. Aku akan menjalani operasi Internasioanal dan harus buru buru ke kantor.

Nandini mengatakan : Internasional? Apakah kamu akan pergi ke Luar Negeri?
Mauli mengatakan : Aku berpartisipasi dalam operasi yang rumit di New York melalui panggilan video.

Nandini senang dan menghargai Mauli.

Mauli mengatakan : Kunal juga layak untuk di hargai. Dia akan mengadakan pertemuan dengan Menteri untuk mengatur pengobatan gratis untuk pemukiman kumuh dan di bawah anak anak istimewa.

Nandini menghargai Kunal.
Kunal berterima kasih pada nya.

Mauli mencium pipi Kunal dan pergi.

Nandini akan melayani Kunal sarapan tetapi Kunal enggan dan pergi ke kamar. Dia masih setres karena Nandini.

Dida memanggil Mauli dan Kunal.

Kunal datang ke Dida yang mengeluh tentang kursi roda nonfungsional nya.

Dida mengatakan : Ini adalah ulang tahun adik ku Beeni,aku harus berdoa sebelum hari dan harus mandi,tetapi Pramila tidak datang tepat waktu.
Kunal mengatakan : Dida,kamu tidak boleh mandi sendiri dan harus menunggu Pramila.

Nandini datang ke kamar dan menawarkan Dida bantuan nya di kamar mandi saag Dida akan merayakan ulang tahun adik nya tepat waktu.

Setelah mandi, Dida melengkapi poni nya. Dida meyarankan Nandini untuk untuk selalu menjaga ikatan persahabatan yang dia dan Mauli bagikan.

Kunal datang dan akan memulai dengan ceramah nya.

Dida mengatakan : Dokter Kunal Nandini ada disini ketika aku mandi.

Kunal mengatakan : Terima kasih.

Nandini mengangguk.

Nandini dan Dida pergi keluar dekat Kuil.

Nandini mengatakan : Aku akan pergi untuk menyiapkan Bhoag.
Dida mengatakan : Apa kamh dapag menyiapkan Besan k Laddu?
.
Nandini berdiri disana dengan jengkel.

Dida mengatakan : Pergi dan siapak Besan k Laddu.

Nandini pergi ke dapur dengan gembira.

Kunal datang kesana.

Kunal mengatakan : Dida Pramila yang harus melakukan itu.
Dida mengatakan : Pramila pasti akan memasak laddu sekeras batu.
Kunal mengatakan : Nandini hanya seorang tamu dan tdman Mauli.

Dida meminta nya untuk duduk lebih dekat.
Dida memegang dahi nya.

Dida mengatakan : Apa yang terjadi padamu?
.
Kunal bergumam bahwa dia tersesat.

Dida mengatakan : Apa?katakan.
Kunal mengatakan : Nandini adalah teman Mauli.
Dida mengatakan : Nandini dan Mauli afakah kehidupan Kunal.

Dida mengatakan : Kamu telah memiliki rumah ini dan dan mereka juga memiliki nya. Dalam kehidupan,setiap orang harus meninggalkan pada suatu hari,tetapi waktu yang kita habiskan hari ini harus di habiskan dengan bahagia.

Kunal berbalik untuk pergi,tetapi Dida meminta nya untuk Puja.

Nandini datang dan menghentikan Kunal untuk parsad tetapi dia terburu buru.

Nandini mengatakan : All the best.

Kunal mengangguk dan pergi.

Mauli pulang lebih awal karena ingin berbicara dengan Kunal tentang pertemuan nya.

Mauli mendapat telfon dari Kunal yang senang karena proyek nya mendapat lampy hijau.

Kunal mengatakan : Bagaimana dengan operasi nya?
Mauli mengatakan : Itu sangat menarik.

Mereka memutuskan untuk mearyakan nya.

Kunal mengatakan : Mauli aku telah membeli dua tiket untuk konser.

Kunal mengatakan : Dan kita akan makan malam nanti.
Mauli mengatakan : Ok bye.

Nandini juga bersemangat mendengar tentang perayaan dan menawatkan untuk mempersiapkan Biryani.

Mauli mengatakan : Kami akan keluar untuk makan malam,dan kamu juga harus ikut bersama kami.

Dida datang dan memaksa Nandini untuk pergi jalan jalan.

Mauli meminta Nandini untuk bersiap.

Suasana hati Kunal tidak baik ketika Mauli memanggil nya tentang Nandini.

Kunal mendengar suara Nandini yang akhir nya setuju dengan Mauli.

Mauli mengatakan : Aku mencintaimu Kunal.
Kunal mengatakan : aku juga mencintaimu.
Mauli mengatakan : Bye,see you.

Nandini datang ke kamar Mauli.

Nandini mengatakan : Mauli,Apakah aku harus mengenakan apa yang sudah aku pakai?
Mauli mengatakan : Kamu cantik dalam segala hal.

Nandini memilih saree dari lemari dan meminta Mauli untuk memakai nya.

Nandini meminta Mauli untuk memakai nya tetapi Mauli belum siap untuk memakai saree dan memaksa Nandini untuk memakai nya.

Kunal sedang menunggu Mauli dan Nandini.

Nandini muncul di depan pintu masuk.

Nandini berjalan masuk ketika seorang pria menabrak nya.

Nandini membelakangi Kunal ketika dia melihat nya.

Kunal mengakui bahwa saree itu sebagai hadiah yang dia berikan kepada Mauli saat Diwali,Kunal senang bahwa Mauli telah siap untuk nya.

Nandini berbalik menghadap nya.

Kegembiraan Kunal berubah seketika dia bertanya tanya 'Kenapa Nandini memakai saree itu,Mauli kemana?'
.
Kunal memanggil Nandini.
Nandini berjalan menuju Kunal.

Nandini mengatakan : Hai Kunal.
Kunal mengatakan : Hai,Mauli dimana?
.
Nandini akan menjelaskan ketika Kunal mendapat telfon dari Mauli.

Mauli mengatakan : Kunal aku tidak dapat tempat parkir dan ada juga panggilan kerja,aku hanya akan memakan waktu sepuluh menit. Kalian masuklah ke dalam karena kalian berdua penggemar musik sufi.

Kunal setuju dan bergerak ke dalam bersama Nandini.

Mauli memanggil drafter cetak biru klinik Kunal.

Kunal dan Nandini datang ke aula,mereka menyimpan kursi untuk Mauli diantara nya.

Penanda mulai meminta semua orang di aula untuk berpegangan tangan dengan pasangan mereka yang pasti mereka cintai.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel