SINOPSIS Selamanya Cinta Episode 165 SCTV

SINOPSIS Selamanya Cinta SCTV Episode 165

Episode dimulai dengan dosis perubahan Atharv dalam resep.

Dia melihat Sujata sedang tidur.

Dia membuka pintu dan pergi.

Vividha keluar dari kamarnya.

Dia bertanya siapa itu dan melihat sekeliling.

Dia melihat panah membimbingnya jalan dan berjalan mengikutinya.

Dia keluar dan melihat dekorasi.

Dia melihat Ravish berdiri di belakang pilar.

Ravish datang di depannya.

Ravish mengatakan : maaf, aku tidak bisa membawamu ke luar kemana pun.

Dia berpikir untuk menceritakan semuanya pada Ravish.

Dia bertanya apakah dia suka dekorasi.

Dia mengatakan : ya dan berpikir untuk tidak memberitahunya sekarang karena dia terlihat bahagia.

Dia memintanya untuk datang.

Atharv keluar dari ruangan dari pintu belakang.

Ravish menunjukkan variasi makanan yang berbeda.

Dia mengatakan : ini tidak diperlukan.

Dia mengatakan : beberapa hal dilakukan dengan niat, tidak perlu.

Dia menunjukkan manisannya.

Dia bertanya padanya untuk mulai makan.

Dia menyajikan makanan.

Mereka makan makanan.

Dia menatapnya.

Khoya hai paake tumko diputar...  Dia memintanya untuk mengatakan : sesuatu tentang dirinya di hari ulang tahunnya.

Dia bilang :aku tinggal di Ajmer, aku punya keluarga kecil di kota kecil.

Jaana na dil se pintu diputar...

Atharv datang ke arah mereka.

Ravish bertanya padanya mengapa dia tidak memiliki apa-apa.

Dia bilang :aku memilikinya.

Dia bilang :baik.

Atharv jatuh dengan bertabrakan dengan pot bunga.

Atharv mencari salam itu.

Ravish menyajikan anggur merah untuk Vividha.

Dia menolak untuk itu.

Ravish mendapat jus untuknya.

Mereka tersenyum dan minum jus mangga sebagai gantinya anggur.

Mereka duduk di atas rumput.

Ravish memintanya untuk melihat langit dengan baik dengan berbaring.

Dia mengatakan : baik-baik saja, biarkan aku mencoba.

Dia mengatakan : setiap kali aku mendapat istirahat dari tugas di perbatasan, kami biasa berbaring dan melihat bintang-bintang, kemudian bintang digunakan untuk mengasihani kami dan istirahat, kami biasa membuat permohonan.

Dia mengatakan : aku membaca bintang yang dengan bintang lain bersinar dan istirahat bintang kesepian, karena tidak ada yang memegang bintang.

Ravish mengatakan : kalau kita tidak perlu khawatir, kita bersama.

Dia mengatakan : berkali-kali aku meneruskan tangan untuk menyentuh bintang-bintang, lalu aku mengerti tangan aku lebih kecil dari yang diinginkan.

Ravish mengatakan : baik, mari kita membuat tangan dan menginginkan ukuran yang sama.

Ravish pergi dan menangkap bug petir dari semak-semak.

Dia tersenyum.

Ravish mendapatkan bug dan menyerahkannya kepadanya.

Dia tersenyum.

Jaana na dil se door diputar...

Dia mengatakan : sekarang tangan kau dan menginginkan ukuran sama.

Dia mengatakan : semuanya mungkin.

Atharv akhirnya mendapatkan kertas salam dan mencari mereka.

Dia melihat Ravish dan Vividha pergi.

Ravish dan Vividha pulang ke rumah dan melihat kekuatan hilang.

Dia bertanya apakah kekuatan pergi, di mana semua orang.

Semua orang datang dan berteriak kaget.

Lampu datang.

Vividha terkejut dan tersenyum.

Atharv mendengarnya.

Vividha mengucapkan terima kasih kepada mereka.

Suman mendapat kue dan mengatakan : Ravish berencana merayakan ulang tahun Anda, kami juga ingin merayakannya.

Vipul meminta Vividha untuk datang dan memotong kue.

Dia memperbaiki lilin dan mengatakan : kami akan mengatur suasana hati.

Dia mematikan lampu, dan dekorasi berkilauan.

Vividha memotong kue.

Semua orang tersenyum.

Atharv datang ke sana dan tersenyum.

Jaana na dil se door diputar...  Suman meminta Vividha untuk memberi kue pada Ravish dulu.

Vividha memberi kue kepada Ravish dan kemudian semua orang.

Suman bilang :aku ingin memberitahumu, bahwa aku mendapat hadiah dari Tuhan, itu kau.

Daddy ji memberkati Vividha.

Mereka semua tersenyum.

Setiap orang memberikan hadiah kepada Vividha.

Atharv meneruskan sapaannya.

Sujata datang ke sana dan mengambil Atharv.

Situram menutup mulut Atharv.

Sujata meminta Atharv untuk ikut dengannya.

Situram mengambil Atharv.

Galls menyapa di sana.

Vipul memberi kue pada Vividha dan menatapnya.

Sujata tidak melihat Vividha dan meminta Situram adalah istri gadis Ravish itu.

Dia bilang :ya.

Sujata menunggu untuk melihat wajahnya dan tidak bisa melihat.

Suman meminta Bhoomi dan Aditi untuk membiarkan Vividha beristirahat dan menghabiskan waktu bersama Ravish.

Ravish dan Vividha datang ke kamar.

Vividha mengucapkan terima kasih karena telah membuat ulang tahunnya begitu istimewa dan mengatakan : aku tidak berpikir ini bisa terjadi.

Dia mengatakan : ulang tahun tidak berakhir, periksa hadiah, aku akan pergi dan berubah.

Dia memeriksa hadiah.  Dia terkejut melihat ucapan Atharv, di mana dia telah menarik Atharv dan Vividha berdoa kepada Shiv ji.

Precap:
Situram mencoba mengendalikan Atharv.

Atharv menjadi kasar.

Ravish datang ke sana.

Atharv bertarung dengan Ravish.

Ravish mengendalikannya.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India,,

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel