SINOPSIS Ek Tha Raja Ek Thi Rani ANTV Episode 61

Episode dimulai dengan Gayatri bertanya-tanya apakah Rana ji sedang duduk di luar kamarnya sepanjang malam saat dia tidur di kursi.

Dia datang untuk menggantungkannya dengan selimut.

Dia memegang tangannya.

Yashoda datang ke sana, Gayatri melepas tangannya dari selimut.

Yashoda bertanya bagaimana kabarnya? Gayatri bilang lebih baik. 

Yashoda mengatakan : itu harus menjadi lebih baik, Rana ji telah merawatnya sepanjang malam.

Gayatri bertanya apakah dia tidak tidur semalaman.

Yashoda mengatakan : dia merawat obat-obatannya dan tidur beberapa waktu yang lalu, jika dia membangunkannya.

Gayatri ingat Rana ji menyukai kopi hitam di pagi hari, dia bilang pertama dia akan membuatnya kemudian membangunkannya.

Gaunnya menempel di kursi, dia mengambilnya dan pergi

Gayatri mendengar Rana ji memberi tahu Menteri mereka harus menjual istana kedua mereka, dia harus menyingkirkan hutangnya sampai Diwali ini.

Menteri pergi.

Gayatri membawa kopi, dia pegal sambil duduk.

Rana ji bilang dia sudah memintanya untuk beristirahat.

Gayatri bilang dia tidak akan pergi.

Rana ji mengatakan : ada pelayan untuk semua ini, dan mengambil tangan Gayatri. 

Gayatri mengatakan : ini adalah haknya sebagai istri, dia tidak memenuhi tugasnya tapi dia punya sedikit waktu, sampai Diwali, untuk mengurus hak-hak tersebut.

Dia mengatakan : dia hanya pamer saat peduli, dia juga ingin dia meninggalkan istana sesegera mungkin.

Dia mengatakan : hutang ini tidak ada pada dirinya sendiri tapi juga pada dirinya.

Dia mengatakan : kepada Rana ji dia dapat melakukan apapun yang dia mau, tapi dia adalah seorang istri dan hanya akan melakukan apa yang benar.

Gayatri datang ke koridor dan mengawasi pelayan membersihkan lampu gantung untuk Diwali.

Dia mengambil tali.

Rana ji datang dan bertanya apa yang sedang dia lakukan.

Dia bilang dia ingin membebaskannya dari hutang, dia akan melakukan semua pembersihan untuk Diwali untuk menghemat uang untuk diberikan kepada pelayan.

Rana ji merenggut tali dan sementara itu Gayatri terluka di dahinya. 

Rana ji prihatin, dia membawanya ke tempat tidurnya dan menggosok kaki dan tangannya.

Dia menuangkan air ke wajahnya.

Gayatri tidak bergerak.

Rana ji memanggil dokter.

Pemeriksaan dokter terhadap Gayatri, dia bilang dia sudah memperingatkannya kondisinya lemah.

Kondisi mental apapun bisa membuat kondisinya memburuk.

Dia meminta maaf dia tidak bisa menyelamatkannya. 

Yashoda datang dan berkata kepada Rana ji ketika obat-obatan itu hilang, doa bekerja.

Dia bercerita tentang Dargah.

Rana ji mengatakan : dia tidak mempercayai semua ini, Yashoda mengatakan : Gayatri melakukannya, dia harus pergi ke sana untuknya.

Dia harus pergi ke sana sebagai orang biasa.

Dia mengambil cuti.

Rana ji berjaga Gayatri.

Gayatri ada di dalam mobil, Rana ji membawanya keluar dalam pelukannya dan masuk ke dalam.

Dia membantu Gayatri duduk di sisinya, menyingkirkan rambutnya dari wajahnya, lalu pergi untuk mencuci tangan dan wajahnya.

Seorang gadis kecil menyuruhnya untuk membungkus kain itu di atas kepalanya dan menutupi kepala Gayatri juga.

Dia mencoba untuk menahan Gayatri, yang menimpanya seolah memeluknya.

Dia membawa dia mendekati Dargah, lalu berdoa di sana.

Dia mengatakan : kepada pengurus dia ingin bertemu dengan Baba Mastana, istrinya sangat tidak sehat. 

Pengurus mengatakan : dia harus menuliskan namanya di luar dan menunggu di antrian.

Rana ji bilang dia tidak biasa menunggu, mungkin dia belum mengenalinya.

Dia mendatangi seorang pria yang memanggil dari belakang, pria itu mengatakan : di sini orang tidak meninggikan suaranya.

Rana ji meminta maaf dan mengatakan : istrinya benar-benar sakit, dia tidak bisa menunggu lagi. 

Pria itu menyentuh Gayatri dengan bulu merak, lalu meminta Rana ji untuk membuka mulutnya.

Dia meminta Rana ji untuk membuka mulutnya dan memasukkan obat ke dalamnya.

Rana ji bertanya mengapa dia tidak membuka mulutnya.

Pria itu mengatakan : obat-obatan dan doa keduanya bekerja, seseorang tidak pernah mendapatkan waktu dan waktu tanpa nasib.

Dia mengatakan : pada Rana ji dia harus tinggal di sini malam ini.

Rana ji bilang mereka tidak bisa menghabiskan malam disini. 

Pria itu tertawa baik pria datang dengan kemauan sendiri, maupun pergi.

Dia datang ke sini memegang takdir dan akan membiarkannya memegangnya, mungkin diperlukan sampai besok pagi, mungkin sebulan.

Amn mengatakan : tanpa kehendak Tuhan, sebuah daun bahkan tidak bisa bergerak, dia adalah laki-laki saja.

Dia mengatakan : kepada Rana ji dia akan menemukan jalan dan juga jawaban atas semua pertanyaannya.

Rana ji melihat kearah Dargah, menahan Gayatri untuk pergi.

Sebuah kain terbang dan jatuh pada keduanya.

Pria berpakaian hitam membelok di belakang, melihat mereka dan mengatakan : mereka yang mendapatkan kain ini adalah orang yang diberkati, inilah jawaban atas semua pertanyaannya.

Precap: Rana ji memotong kayu dengan kapak, Gayatri menghentikannya tapi dia menangis dia sangat mencintai dirinya sendiri sehingga dia tidak dapat melihat cinta orang lain.

Dia menangis memeluk Gayatri.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India,,

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel