Sinopsis Anandhi Antv Hari ini 27 April 2017 Episode 408 part 1 Shiv Bukan Anak Kandung Ira

Sinopsis Anandhi Antv Hari ini  27 April 2017 Episode 408 part 1
Shiv Bukan Anak Kandung Ira

Episode Anandhi yang akan tayang 27 April  2017 di Antv  ini  sudah masuk  Anandhi Episode 408 semakin seru dan menegangkan ditambah adegan lucu dan romantis dan juga menyedihkan yang selalu menjadi bumbu penyedap di acara yang ditanyangkan Serial Anandhi di Antv ini, episode Anandhi hari ini akan dimulai dengan

Sanchi pergi.

Ira mengatakan " Entah apa yang telah terjadi pada Sanchi.

Alok mengatakan " kita harus sabar jika kita menginginkan Sanchi kita yang lama kembali.

Ira mengatakan " Dokter mengatakan bahwa dia akan merasa pusing setelah minum obat dan sekarang dia sudah meminuk obat-obatan.

Shiv mengatakan " Rumah Ankita sudah dekat dan obat-obatan akan menunjukkan pengaruhnya setelah 2 jam.

Ira mengatakan " Sanchi harusnya mengerti bahwa kita melakukan semua ini untuk kemajuannya.

Shiv mengatakan " dia akan mendengarkan kita tapi butuh waktu.

Ira mengatakan " apa yang bisa dilakukan seorang ibu jika anaknya melakukan kesalahan berulang kali.

Kakek memuji Chutney buatan Anandi

Kakek mengatakan " Ini sangat lezat. Anandi, dari siapa kau belajar membuat chutney ini.

Anandi mengatakan " Nenek yang mengajariku.

Kakek mengatakan " Aku tidak tahu kalau Ny. Kalyani bisa membuat chutney. Aku akan meminta Ny. Kalyani untuk membuat chutney ini saat aku pergi ke Jaitsar.

Shiv mengatakan " Apakah kakek akan memintanya membuat chutney di usia tuanya.

Kakek mengatakan " Ny. Kalyani belum terlalu tua, dia sangat antusias dan energik. Kami berada dalam kategori yang sama.

Anandi mengatakan " Tapi nenek sudah tua dan akan segera melangkah ke tangga emas.

Kakek bercanda kalau dia akan membuat tangga emas saat posisi bangsa tidak bagus.

Anandi mengatakan " itu hanya sebuah ungkapan dan aku sedang membicarakannya menjadi nenek buyut untuk anak Gangga dan Jagdish. Nenek ingin segera menjadi nenek buyut.

Kakek mengatakan " Aku juga ingin menginjak kursi emas. Aku ingin kalian berdua (Shiv dan Anandi) untuk memenuhi keinginanku.

Shiv mengatakan " keinginan kakek akan segera terpenuhi, kami mencoba untuk mengadopsi seorang anak segera.

Kakek mengatakan " Kalian harus bisa memenuhi keinginanku untuk menjadi kakek buyut.

Anandi mengatakan " Shiv, tolong antar aku ke rumah sakit karena aku ingin berkonsultasi dengan dokter mengenai kesehatan gadis kecil Anuja (bayi yang ditemukan di tempat sampah)

Jaitsar

Jagdish sedang bersama Mannu di kamar.

Jagdish mengatakan " Mannu binatang apa ini?

Mannu mengatakan " singa

Jagdish mengatakan " ya Singa dia raja hutan.
Bagaimana suaranya? Huaaa
Kalau ini binatang apa?

Mannu mengatakan " Gajah

Ganga datang. Ganga memberikan susu untuk Mannu.

Ganga mengatakan " Mannu jangan nakal ya.

Jagdish mengatakan " bagaimana keadaanmu?

Ganga mengatakan " aku sudah lebih baik sekarang.
Jagdish memegang tangan Ganga agar Ganga tidak pergi.

Ganga mengatakan " tolong lepaskan.

Jagdish menggeleng tidak.

Mannu melihat mereka dan tersenyum.

Ganga memberikan isyarat pada Jagdish.

Ganga mengatakan " itu ada Mannu.

Jagdish mengatakan " apa?

Jagdish tersenyum melihat Mannu. Ganga punya ide dan menaruh cicak mainan di kaki Jagdish.

Ganga mengatakan " cicak

Jagdish kaget dan melepaskan tangan Ganga.
Ganga tersenyum dan pergi dari sana.

Di rumah sakit, ada wanita yang menangis.

Anandi mengatakan " Kenapa kau menangis

Wanita mengatakan " bayiku sedang sakit

Pria mengatakan " Rumah sakit ini menolak untuk merawat anak kami.

Anandi mengatakan " Ikutlah bersamaku.

RS JAITSAR

Gangga menelpon seorang perawat

Ganga mengatakan " bagaimana dengan bayimu.

Perawat mengatakan " bayiku sedang demam dan aku sudah memberinya obat tepat waktu tapi demamnya masih ada.

Gangga mengatakan " Aku akan menunjuk perawat lain sekarang.

Perawat mengatakan " Aku tidak berdaya karena aku tidak dapat meninggalkan bayiku sekarang. Mertuaku tidak akan bisa menjaganya dengan baik.

Gangga mengatakan " Aku mengerti, aku juga meninggalkan anakku dengan mertuaku dan mereka merawatnya dengan baik. Kalau begitu kau rawatlah anakmu terlebi dahulu.

Ganga memutus teleponnya

Di RS Udaipur

Anandi bertanya pada perawat

Anandi mengatakan " Mengapa rumah sakitmu menolak untuk merawat anak ini.

Perawat mengatakan " Hanya Dokter yang tahu alasannya.

Anandi mengatakan " tidak bisakah kamu meninggalkan anak di negara ini.

Perawat mengatakan " siapa kau untuk membantu mereka?

Anandi mengatakan " Aku adalah warga negara India.

Dokter datang

Dokter mengatakan " apa yang terjadi.

Anandi mengatakan " Kemarin Anda berbicara tentang anak-anak dalam acara dan hari ini Anda menolak untuk merawatnya.

Dokter mengatakan " Aku tidak menanganinya karena mereka tidak memiliki dokumen debit. Kami tidak bisa melanggar peraturan

Anandi mengatakan " Aku akan mengeluarkan surat-surat debitnya, dan rawatlah bayinya dokter.

Dokter mengatakan " Siapa nama anda?

Anandi mengatakan " Aku adalah Anandi shekhar.

Dokter mengatakan " Jadi kau Ny. Shivraj? Aku akan menangani kasus ini secara pribadi dan aku berjanji bahwa tidak akan terjadi apa-apa di masa depan.

Orang tua bayi itu berterima kasih pada Anandi atas bantuannya yang tepat waktu.

Anandi mengatakan " Aku telah melakukan tugasku dan bayimu akan baik-baik saja.

Anandi memberi nomor organisasinya dan meminta mereka untuk menghubunginya jika dibutuhkan.

Anandi mengingat kata-kata Sarla tentang Ira yang melahirkan bayi yang baru lahir itu.

Anandi mengatakan " Aku ingin melihat catatan kelahiran di atas 30 tahun.

Dokter mengatakan " Anda harus mengisi formulir, baiklah kamu bisa lihat hari ini.

Anandi berterima kasih padanya.

Sumitra sedang bermain bersama Mannu.

Nenek mengatakan " Kau melakukan latihan yang bagus Sumitra.

Sumitra mengatakan " sudah cukup aku lelah. Ibu benar aku melakukan latihan yang banyak hari ini.

Gehna mengatakan " sini biar aku yang menemani Mannu.

Bhairavi menangis.
Gehna pergi untuk melihatnya.

Mannu melemparkan bola dan mengenai vas hingga pecah.

Nenek mengatakan " Mannu kau tidak bisa tinggal diam untuk waktu yang lama, itulah kenapa kau sangat nakal.

Sumitra mengatakan " Mannu kau akan tinggal di sini selamanya. Jangan nakal lagi ya.

Sumitra tersenyum.

Anandi bertanya tentang persalinan Ira pada tahun 1982. Petugas melewati catatan dan memberi berkas yang bersangkutan kepadanya untuk dibaca. Anandi terkejut membaca bahwa bayinya terlahir sebagai anak perempuan. Dia sampai pada kesimpulan bahwa bayi itu lahir mati. Anandi mengingat kata-kata Sarla

Anandi mengatakan " Perawat itu mengatakan yang sebenarnya. Ibu melahirkan bayi yang sudah meninggal. Shiv tidak lahir dari rahim ibu dan dia diadopsi. Siapa orang tuanya. Siapa yang tahu tentang adopsi Shiv? Apakah Shiv tahu tentang ini
atau tidak?

Kakek membaca surat kabar dan membahas Cricket.

Alok mengatakan " periksa tanggalnya dulu ayah sebelum membaca koran

Kakek mengatakan " Aku pikir aku juga harus memeriksa mataku.

Alok mengatakan " Ayah harus memakai kacamata juga.

Alok melihat jam tangannya terus menerus

Kakek mengatakan " Apakah ada yang akan datang?

Alok mengatakan " tidak ada, diluar terlihat gelap jadi aku hanya melihat waktunya.

Kakek mengatakan " Matahari terbenam terjadi lebih cepat di awal musim dingin.

Meenu melihat mereka. Telepon berdering dan Alok yang mengangkatnya. Ternyata Sarla yang menelpon dan mengatakan ia ingin bicara dengan Ira. Alok memanggil Ira dan mengatakan kalau perawat Sarla meneleponnya. Ira mulai berbicara

Ira mengatakan " bagaimana keadaanmu?

Sarla mengatakan " Aku melakukan kesalahan besar dan aku menelepon untuk memperbaiki kesalahanku. Aku baru ingat kalau kau melahirkan bayi yang sehat dan aku mengatakan kalau kau melahirkan bayi yang meninggal. Aku minta maaf untuk apa yang aku katakan.

Shiv dan anandi datang dan mendengar semuanya. Ira menutup teleponnya

Ira mengatakan " Sarla menelpon hanya untuk meminta maaf dan mengakui bahwa aku melahirkan bayi yang sehat. Hal ini membuktikan bahwa Shiv adalah anakku

Shiv mengatakan " Tentu saja ibu.

Anandi ingat tentang file rumah sakit.

Ira mengatakan " Kau kenapa Anandi, apakah kau merasa cemburu karena Shiv lebih mementingkan diriku daripada kamu.

Anandi mengatakan " Tidak ibu, aku hanya memikirkan makan malam.

Ira mengatakan " Tapi makanannya sudah siap.

Anandi mengatakan " Aku mungkin telah menyiapkan makan malam.

Alok mengatakan " Kalau begitu buatkanlah kopi untuk semua orang.

Anandi pergi ke dapur

Anandi mengatakan " Mengapa perawat Sarla berbohong pada ibu?

Jagdish sedang bersama Ganga di rumah sakit.

Jagdish mengatakan " kapan suster Sheetal akan kembali?

Ganga mengatakan " dia akan kembali dalam 4 – 5 hari lagi.

Jagdish mengatakan " setiap suster mencemaskan anaknya dan bergegas pulang ke rumah setelah pekerjaanya selesai.

Ganga mengatakan " pak dokter bagaimana jika kita membuka sekolah bermain untuk anak di rumah sakit sehingga semua suster dapat melakukan pekerjaannya dengan baik.

Jagdish mengatakan " ide yang bagus. Tapi sekolah bermain harus jauh dari rumah sakit sehingga para anak tidak akan terkena infeksi.
Ganga mengatakan " Mannu juga bisa bermain di sana jadi dia bisa bersosialisasi dengan anak lain. Para suster juga bisa tenang karena bisa mengawasi anaknya.

Jagdish melihat Ganga.

Ganga mengatakan " ada apa pak dokter?

Jagdish mengatakan " kau mirip seperti Anandhi. Anandhi sangat mempedulikan orang lain dibandingkan dirinya sendiri.

Jagdish terus memuji Anandhi tapi dia tiba2 berhenti.
Jagdish mengingat kata-kata Gauri. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Gauri mengatakan " Jagdish kenapa kau selalu memikirkan Anandhi, apa hubunganmu dengannya? Sepertinya kau selalu merindukan Anandhi dalam segala hal ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Jagdish mengatakan " maafkan aku Ganga. Aku membandingkanmu dengan Anandhi.

Ganga mengatakan " aku tidak merasa buruk pak dokter. Aku bahagia karena kau sudah datang dalam hidupku.

Jagdish mengatakan " Ganga, aku yang beruntung memilikimu dalam hidupku. Saat aku merasa sendirian, kau datang dalam hidupku, membuatku menyadari kesalahanku dan menyelesaikan masalahku. Aku mengenali diriku dan aku merasa persahabatan yang sama denganmu seperti yang aku rasakan pada Anandhi. Kita akan berbagi segala hal termasuk ide juga.

Ganga merasa sangat bahagia. Jagdish meminta Ganga memeluknya. Ganga memeluk Jagdish.
Mereka mendengar suara tangis bayi dan mereka tertawa.

Di Udaipur

Anandi mengatakan " Aku tidak bisa percaya apa yang aku lihat di rumah sakit. Aku harus bisa melupakannya dan berpikir kalau ini hanya mimpi buruk. Beri aku kekuatan dewa. Kebenaran tidak akan mengubah apapun tetapi hal ini juga benar bahwa Shiv adalah suamiku, hidupku dan segalanya untukku. Aku pikir aku tidak bisa menyakitinya dan harus menyembunyikan ini dari dia. Keluarga mungkin akan mengalami kesulitan karena hal ini. Bantu kami dewa, beri kami kekuatan.

Shiv datang mematikan kompor karena susunya sudah mendidih.

Anandi mengatakan " Maaf, aku sedang berpikir tentang ibu dan bibi.

Shiv mengatakan " Aku datang ke sini untuk memberitahumu bahwa ayah dan ibu akan ulang tahun Minggu depan. Menurutmu hadiah apa yang harus kita berikan pada ulang tahunnya.

Anandi mengatakan " apakah kau berpikir tentang hadiah yang cocok untuk mereka?
Mungkin kita bisa membuat mereka liburan ke pegunungan.

Shiv mengatakan " Baiklah, aku akan membuat pengaturannya dan kau jangan memberitahu siapa pun.

Shiv pergi

Wah semakin seru dan membuat penasaran ya episode Anandhi hari ini,tidak perlu lupa untuk menonton terus episode Anandhi yang tayang di Antv Besok ya tanggal 27 April 2017 dan tetap setia di Sinopsis Love india ya,  karena sinopsis Love india akan membagikan sinopsis Anandhi hari ini dan Anandhi antv besok 27 April 2017.Jangan lupa untuk tetap setia ya Menonton tayangan Anandhi di antv dan membaca sinopsis Anandhi antv di website sinopsis love india disini dan bergabunglah di fanspage kami.😊😊💓💓❤💙💚💖💗💘💝💞💟👍

Diterjemahkan By : Ferentzk

www.SinopsisLoveindia.blogspot.com

Episode Anandhi, Anandhi Episode,Episode Mohabbatatein Antv, Anandhi Hari Ini, Anandhi, Sinopsis Anandhi,
Sinopsis Anandhi Antv, Video Anandhi Antv, Anandhi Antv Youtube, Foto Anandhi, Anandhi episode terakhir, Anandhi Mp3, Anandhi Pemain, Anandhi Antv Sinopsis, Photo Anandhi, Picture Anandhi, Anandhi Youtube,  Anandhi, Sinopsis Anandhi Lengkap, Anandhi Full, Anandhi Terbaru, Anandhi Terlengkap, Anandhi 1- Tamat.


0 Response to "Sinopsis Anandhi Antv Hari ini 27 April 2017 Episode 408 part 1 Shiv Bukan Anak Kandung Ira"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel