Sinopsis Anandhi Antv Hari ini 26 April 2017 Episode 407 part 2 Rahasia Kelahiran Shiv

Sinopsis Anandhi Antv Hari ini  26 April 2017 Episode 407 part 2
Rahasia Kelahiran Shiv

Episode Anandhi yang akan tayang 26 April  2017 di Antv  ini  sudah masuk  Anandhi Episode 407 semakin seru dan menegangkan ditambah adegan lucu dan romantis dan juga menyedihkan yang selalu menjadi bumbu penyedap di acara yang ditanyangkan Serial Anandhi di Antv ini, episode Anandhi hari ini akan dimulai dengan

Jagdish tersenyum melihat Ganga.

Dua orang suster melihat mereka.

Suster junior mengatakan " Dokter Singh sepertinya sangat perhatian pada suster itu.

Suster senior mengatakan " ya karena mereka adalah suami istri.

Suster junior mengatakan " seorang direktur rumah sakit menikah dengan suster, bagaimana aku harus bersikap pada suster itu?

Suster senior mengatakan " tenang saja, Ganga adalah orang yang sangat rendah hati.

Panti Asuhan

Anandi melihat anak-anak bermain dengan sukacita. Anandi bertanya tentang gadis yang mereka temukan di tempat sampah. Keluarga Shekars merasa sedih untuk gadis itu.
Kakek dan Alok bermain kriket bersama sementara para wanita menyajikan makanan kepada anak-anak lain. Mereka semua merasa bahagia

Jaitsar

Makhan ingin mengepel lantai sambil bernyanyi. Makhan mengeluarkan cairan pel dari dalam lemari. Seorang pekerja memanggilnya dan mengajaknya pergi karena ada urusan penting. Makhan pergi meninggalkan cairan pel yang masih dalam keadaan terbuka. Mannu yang sedang bermain sendiri melihat botol itu dan berjalan menghampirinya.

Mannu mengatakan " Susu

Mannu meminum cairan itu.
Sumitra yang baru selesai membuat teh melihat Mannu langsung melempar gelas yang dipegangnya dan bergegas menghampiri Mannu.

Sumitra mengatakan " (berteriak) Mannu

Mannu menangis, Sumitra memanggil Makhan dan mereka pergi ke toilet untuk memuntahkan cairan dari mulut Mannu. Mannu masih menangis

Panti Asuhan

Keluarga Shekars mendiskusikan kehidupan anak yatim, Anandi dan Shiv ingin mengadopsi seorang anak, Ira tidak terlalu senang mendengarnya tapi Meenu setuju kalau Anandi dan Shiv ingin mengadopsi anak, akhirnya mereka berpikir untuk mengadopsi.
Panti asuhan.

Kepala Panti mengatakan " Anak yang seperti apa yang ingin kalian adopsi, apakah kalian menginginkan anak laki-laki atau perempuan, dan apakah kalian membutuhkan anak yang baru lahir atau yang sudah besar.

Anandi mengatakan " Kami tidak memiliki persyaratan, tapi jika itu anak yang masih kecil maka anak itu akan lebih muda berbaur dengan keluarga kami.

Kepala Panti mengatakan " Kalau begitu kalian harus menyelesaikan formalitasnya. Dan ada 1 hal lagi, kalian harus memberi tahu anak itu bahwa dia diadopsi setelah dia sudah besar nanti

Shiv mengatakan " Tapi kenapa?

Kepala Panti mengatakan " karena jika anak-anak mengetahui hal itu, mungkin dia merasa tidak enak. Aku akan mencatatkan nama anak-anak dan akan memberitahu kalian

Anandi dan Shiv setuju dan memberi tanda tangannya.

Sumitra membawa Mannu ke rumah sakit. Jagdish dan Ganga langsung membawanya ke ruang ICU untuk diobati. Sumitra menelepon Nenek dan menceritakan apa yang terjadi.
Sumitra menangis. Jagdish keluar dari ruang ICU.

Jagdish mengatakan " Mannu akan segera membaik.

Sumitra mengatakan " ini semua salah ibu, Jagdish. Apa yang harus Ibu katakan pada Ganga jika terjadi sesuatu pada Mannu?

Ganga datang.

Ganga mengatakan " ibu tidak melakukannya dengan sengaja, pada kenyataanya Ibu yang menyelamatkan hidup Mannu.

Jagdish mengatakan " ya ibu, Ganga benar, ibu sudah menyelamatkan Mannu.

Ganga hendak menyentuh kaki Sumitra untuk mengucapkan terima kasih, tapi Sumitra memeluk Ganga. Mereka berdua menangis

Alok sedang membersihkan laptopnya

Ira mengatakan " Kau bersihkanlah laptopmu di tempat lain.

Alok mengatakan " Aku akan membersihkan tempat ini saat selesai.

Ira mengatakan " Kamu tidak mendengarkanku?

Alok mengatakan " mengapa kamu mulai berdebat lagi?

Ira mengatakan " Aku tidak menyukai keputusan Shiv dan Anandi untuk mengadopsi seorang anak. Mereka masih muda dan bisa punya anak sendiri.

Alok mengatakan " Mereka sudah cukup matang dan kita harus mendukung anak-anak kita denga menjadi orang tua mereka. Kita juga harus memberikan masa depan yang baik untuk anak itu dan kita harus menghargai keputusan Shiv dan Anandi.

Ira mengatakan " Tapi aku ingin anak yang dari darah kita

Alok mengatakan " Oh ya, dimana Meenu?

Ira mengatakan " dia pergi ke kamar Sanchi untuk memberinya puding.

Di kamar Sanchi

Sanchi mengatakan " Aku tidak mau bibi.
Meenu mengatakan " Aku sudah memasak ini khusus untukmu, jadi kamu makanlah walau cuma sedikit. Anandi bisa datang kapan saja dengan counseller.

Sanchi mengatakan " Aku tidak memerlukan konsultasi, aku baik baik saja. Kakak ipar Anandi bahkan dapat mengirimku ke rumah sakit karena dia merasa senang melihatku terluka. Pergilah bibi.

Anandi datang dengan counseller dan mendengar perdebatan antara Sanchi dengan Meenu. Meenu datang dan menyapa counseller.

Dokter mengatakan " Kami bisa memulai sesinya setelah dia tenang.

Ira mengatakan " Sanchi selalu merasa emosi dengan masalah kecil.

Dokter meresepkan beberapa obat untuk Sanchi.

Dokter mengatakan " Setelah minum obat ini, dia akan merasa mengantuk dan dia akan tidur, sekarang dia membutuhkan tidur yang cukup. Kalian bisa memberikan obat-obatan ini tanpa pengetahuan Sanchi.

Alok mengatakan " Sanchi membuat hidup kami sengsara.

Dokter mengatakan " Kalian tidak perlu khawatir, dia akan baik-baik saja begitu sesi konseling dimulai. Kalian hanya perlu memperlihatkan sikap kepedulian kepadanya dan bersikap sopan padanya.

Haveli Jaitsar

Nenek menghampiri Sumitra di kamarnya.

Nenek mengatakan " dulu, kau melakukan kesalahan karena menjadi buta dalam cinta seorang Ibu, tapi hatimu sangat tulus. Semoga kau terhindar dari mata jahat. Aku menyayangimu lebih dari sebelumnya setelah melihat apa yang sudah kau lakukan untuk Mannu.
Semoga kau tetap bahagia.

Nenek pergi.

Sumitra lalu mengingat perilaku masa lalunya yang buruk pada Ganga dan Mannu.

Meenu sedang berbicara dengan Anandi kemudian mereka melihat Ira.

Meenu mengatakan " mengapa kakak duduk sendirian.

Ira mengatakan " Aku tidak berpikir bahkan dalam mimpi sekalipun bahwa putrimu akan membutuhkan seorang psikiater.

Anandi mengatakan " Ibu tidak perlu sedih, Sanchi akan segera baik dengan konseling.

Meenu mengatakan " Anandi benar kak, kakak jangan khawatir dengan Sanchi.

Ira mengatakan " Aku dengar obat itu sangat kuat pada pasien.

Anandi mengatakan " Aku sudah berbicara dengan dokter dan obat-obatan ini hanya menenangkan pikiran Sanchi. Kita tidak akan melakukan apapun untuk menyakitinya.
Ira mengatakan " tapi bagaimana kita akan memberinya obat tanpa sepengetahuannya, dia tidak akan setuju jika dia tahu tentang hal ini.

Anandi mengatakan " kita akan menemukan jalan. Aku yang akan memberinya obat.

Ira mengatakan " Aku meletakkan masa depan Sanchi sekarang di tanganmu.

Anandi mengatakan " Percayalah padaku ibu, aku tidak akan pernah mengecewakan ibu.

Haveli Jaitsar

Sumitra menelpon Mertua Sugna.

Sumitra mengatakan " Nyonya, apakah kau menerima anak Sugna, Varun dengan sepenuh hatimu?

Mertua Sugna mengatakan " tidak ada perbedaan pada seorang anak. Dia tahu kasih sayang yang kita berikan. Varun juga memanggilku Nenek.

Sumitra mengatakan " terima kasih nyonya.

Sumitra memutuskan telepon.

Ganga datang bersama Mannu. Mannu membawa setangkai mawar dan berjalan menghampiri Sumitra. Ganga menarik tangan Mannu. Mannu menyerahkan mawarnya pada Sumitra.

Mannu mengatakan " Nenek

Sumitra tersentuh. Dia lalu menggendong Mannu dan menciumnya. Ganga tersenyum, dan Mannu juga sangat senang dalam gendongan Sumitra.
Meenu dan Alok berada di ruang tamu. Ira datang.

Ira mengatakan " Dimana Shiv dan Anandi?

Meenu mengatakan " Mereka sedang menunggu di dalam mobil.

Ira mengatakan " Apakah kalian tidak akan ikut?

Meenu mengatakan " Tidak, aku dirumah saja.

Alok mengatakan " Mengapa kau tidak pergi dengan Ira.

Meenu mengatakan " Aku tidak ingin melihat masa lalu dan ingin melupakannya.

Alok mengatakan " Aku juga tidak punya keberanian untuk pergi kesana.

Di rumah sakit

Shiv memberi pidato di atas panggung untuk acara rumah sakit. Shiv mengatakan kalau dia lahir di rumah sakit ini dan menyambut para tamu untuk datang. Dia berbicara tentang rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit amal dan memuji dokter karena menjadi contoh kemanusiaan. Dia berterima kasih pada semua orang.

Dokter juga memberikan pidato dan mengatakan bahwa dia ingin menghormati karyawannya terlebih dahulu yang memberikan 20 tahun hidupnya. Dia mengundang Sarla ke atas panggung. Shiv memberi buket itu ke Sarla. Dia berterima kasih padanya.

Ira mengatakan " Anandi, Sarla adalah perawat yang sama yang membantuku untuk melahirkan bersama dokter. Aku ingin bertemu dengannya.

Ira datang dan menyapa Sarla.

Sarla mengatakan " Maaf aku tidak mengenalimu.

Ira mengatakan " Kau membantu dokter selama pemeriksaanku. Aku Irawati shekhar.

Sarla terkejut.

Sarla mengatakan " Ya, aku tidak bisa melupakanmu, persalinanmu adalah pekerjaan terakhirku makanya aku tidak memiliki keberanian. Aku tidak bisa memberimu kebahagiaan, kau sangat menginginkan bayi tapi kau melahirkan bayi yang telah meninggal.

Ira terkejut

Ira mengatakan " Kamu mungkin keliru. Bayiku sehat dan hidup. Aku ingin bertemu denganmu tapi kau pergi saat itu. Aku akan menunjukkan anakku padamu. Shiv...

Sarla tercengang.

Ira mengatakan " Ini adalah anakku Shiv, dia datang ke dunia ini melalui tanganmu.

Sarla memberkati Shiv tapi masih kaget.

Meenu dan Alok berada di ruang tamu. Ira datang.

Ira mengatakan " Dimana Shiv dan Anandi?

Meenu mengatakan " Mereka sedang menunggu di dalam mobil.

Ira mengatakan " Apakah kalian tidak akan ikut?

Meenu mengatakan " Tidak, aku dirumah saja.

Alok mengatakan " Mengapa kau tidak pergi dengan Ira.

Meenu mengatakan " Aku tidak ingin melihat masa lalu dan ingin melupakannya.

Alok mengatakan " Aku juga tidak punya keberanian untuk pergi kesana.

Di rumah sakit

Shiv memberi pidato di atas panggung untuk acara rumah sakit. Shiv mengatakan kalau dia lahir di rumah sakit ini dan menyambut para tamu untuk datang. Dia berbicara tentang rumah sakit tersebut sebagai rumah sakit amal dan memuji dokter karena menjadi contoh kemanusiaan. Dia berterima kasih pada semua orang.

Dokter juga memberikan pidato dan mengatakan bahwa dia ingin menghormati karyawannya terlebih dahulu yang memberikan 20 tahun hidupnya. Dia mengundang Sarla ke atas panggung. Shiv memberi buket itu ke Sarla. Dia berterima kasih padanya.

Ira mengatakan " Anandi, Sarla adalah perawat yang sama yang membantuku untuk melahirkan bersama dokter. Aku ingin bertemu dengannya.

Ira datang dan menyapa Sarla.

Sarla mengatakan " Maaf aku tidak mengenalimu.

Ira mengatakan " Kau membantu dokter selama pemeriksaanku. Aku Irawati shekhar.

Sarla terkejut.

Sarla mengatakan " Ya, aku tidak bisa melupakanmu, persalinanmu adalah pekerjaan terakhirku makanya aku tidak memiliki keberanian. Aku tidak bisa memberimu kebahagiaan, kau sangat menginginkan bayi tapi kau melahirkan bayi yang telah meninggal.

Ira terkejut

Ira mengatakan " Kamu mungkin keliru. Bayiku sehat dan hidup. Aku ingin bertemu denganmu tapi kau pergi saat itu. Aku akan menunjukkan anakku padamu. Shiv...

Sarla tercengang.

Ira mengatakan " Ini adalah anakku Shiv, dia datang ke dunia ini melalui tanganmu.

Sarla memberkati Shiv tapi masih kaget.

Haveli Jaitsar

Jagdish mengatakan " Ganga kenapa kau ingin tetap tinggal di rumah? Kecelakaan bisa terjadi kapan saja.

Ganga mengatakan " aku hanya ingin tinggal di rumah dan melakukan tanggung jawabku.

Sumitra datang dan membawakan makan untuk Ganga.

Sumitra mengatakan " Ganga kau belum makan sejak kejadian Mannu.

Jagdish mengatakan " ibu tidak membawakan makanan untukku?

Ganga mengatakan " aku tidak lapar ibu.

Sumitra mengatakan " Ganga lupakan hari kemarin. Masalah besar datang dan pergi.

Jagdish mengatakan " aku juga berkata hal yang sama ibu.

Ganga mengatakan " keputusanku untuk bekerja tidak tepat karena aku harus meninggalkan Mannu di rumah. Aku tidak akan pergi ke rumah sakit lagi.

Nenek datang.

Nenek mengatakan " kau tidak percaya pada kami?

Ganga mengatakan " tidak nenek, Mannu sangat beruntung mendapatkan kasih sayang kalian.

Sumitra mengatakan " Mannu juga bagian dari keluarga kita, kita akan menjaganya. Sepertinya Ganga sudah kehilangan kepercayaan pada kita.

Ganga mengatakan " aku hanya bingung bagaimana aku akan menangani pekerjaan rumah dan rumah sakit.

Nenek mengatakan " kau bisa melakukan itu sebelumnya dan kenapa kau sekarang? Kita semua sayang pada Mannu. Dan jika dia nakal aku akan menjewernya seperti ini. Kau harus tetap bekerja dan tinggalkan Mannu bersama kami. Sekarang kau makan, Ibu mertuamu sudah membawakan makanan untukmu. Kau beruntung mendapatkan ibu mertua seperti Sumitra. Apa perlu aku memukulmu agar kau mau makan?

Ganga tersenyum.

Ira bahagia dan mengatakan banyak orang mendapatkan kehidupannya di sini. Sarla sedang berbicara dengan seorang wanita

Sarla mengatakan " Aku tidak mungkin bisa salah. Aku sudah mencoba menghidupkan kembali bayinya tapi tidak bisa, karena bayinya sudah meninggal saat masih dalam rahim ibunya.

Anandi mendengar semuanya.

Wanita mengatakan " Kau mungkin salah. Kupikir dia bukan orangnya. Anaknya laki-laki dan sekarang menjadi kolektor dan kepala pemerintah di acara ini.

Sarla mengatakan " Aku tahu tentang suami Ira, Alok. Ira mengatakan kepadanya bahwa dia tidak akan bisa hidup setelah dia melahirkan.

Anandi kaget.

Sarla mengatakan " Aku tidak bertemu dengannya karena aku tidak punya keberanian. Aku meninggalkan rumah sakit ini setelah kejadian itu.
Wanita mengatakan " Ya, aku mengingat semua hal yang kau katakan bahwa kau tidak dapat memberikan kebahagiaan kepada pasien terakhirmu.

Haveli Jaitsar

Ganga mengatakan " aku akan membawakan teh untukmu.

Jagdish memegang Ganga.

Ganga mengatakan " ada apa pak dokter?

Jagdish mengatakan " dunia berubah dan aku tetap pada tempatku. Kapan kau akan memajukanku?

Ganga mengatakan " memajukan?

Jagdish mengatakan " aku pak dokter untuk orang lain dan kau harus memanggil namaku, Jagya atau Jagdish.

Ganga mengatakan " pak dokter bagaimana aku bisa memanggil dengan namamu?

Jagdish mengatakan " kalau begitu kau panggil saja aku dengan panggilan lain seperti sayangku, cintaku atau yang lain

Ganga mengatakan " tidak.

Jagdish mengatakan " atau kau bisa memanggilku dengan gaya lama seperti oji, loji. Ataukah aku harus memanggilmu adik di rumah sakit?

Ganga tersenyum.

Di Keisar Bagh

Ira mengatakan " Setelah pidato Shiv, aku sempat lupa bahwa aku berada di rumah sakit.

Meenu memuji Shiv dan memberkatinya. Kakek juga memujinya

Kakek mengatakan " Shiv, apakah kau ingat bahwa kau biasa memberitahuku tentang orang-orang pemberani.

Shiv mengatakan " ya, apapun aku sekarang adalah karena keluarga.

Ira mengatakan " Ada sesuatu yang aneh telah terjadi hari ini, aku bertemu dengan perawat yang membantuku dalam persalinanku, yang menyukai saree banarasiku. Aku bertemu dengannya hari ini dan namanya Sarla.

Anandi ingat. Alok dan Meenu terkejut.

Ira mengatakan " Aku bahkan sudah berjanji untuk memberikan saree banarasi padanya.

Ira mengatakan " dia menghilang setelah membantuku melahirkan dan aku bertemu dengannya hari ini setelah waktu yang lama.

Alok mengatakan " Ya, aku ingat dia

Ira mengatakan " Sarla memiliki kesalahpahaman bahwa aku melahirkan bayi yang telah meninggal.

Alok dan Meenu kaget

Alok mengatakan " dia pasti sudah lupa karena dia sudah tua.

Kakek mengatakan " Dia belum tua dan punya ingatan yang bagus.

Meenu terlihat tegang.

Di RS Jaitsar

Perawat memberikan suntikan kortison ke pasien.

Gangga mengatakan " pasien menderita diabetes dan ia harusnya diberikan insulin.

Ganga menghentikan perawat

Ganga mengatakan " Mengapa kau memberi suntikan kortison.

Perawat kaget.

Gangga mengatakan " Kortison diberikan kepada pasien arthritis.

Perawat mengatakan " Maaf, aku melakukan kesalahan.

Gangga mengatakan " pasien bisa saja meninggal karena reaksi.

Perawat mengatakan " Aku tidak melakukannya dengan sengaja, aku mohon jangan mengeluh tentangku. Aku satu-satunya pencari nafkah dalam keluargaku, tolong jangan mengeluh tentangku.

Gangga mengatakan " Kau harus berjanji padaku bahwa kau tidak akan pernah melakukan kesalahan ini lagi. Semua orang memiliki masalah dan mereka perlu merawat pasien begitu mereka memasuki rumah sakit. Pergi dan cutilah beberapa hari.

Perawat mengatakan " Terima kasih.

Udaipur

Anandi datang ke Shiv dan memberi teh kepadanya.

Shiv mengatakan " apakah kamu melihat beberapa perbedaan di kamar?

Anandi mengatakan " tidak

Shiv mengatakan " Kau lihatlah dengan jelas
Aku membawa bunga untuk membuat hidupmu indah, dan kau tidak melihat bunga dan baunya.

Anandi mengatakan " apakah kamu membelinya untukku?

Shiv mengatakan " Tentu saja, aku terlibat asmara hanya denganmu saja.

Anandi mengatakan " mengapa kamu mulai romantis lagi?

Shiv mendekatinya dengan romantis.

Anandi mengatakan " aku ingin mengatakan sesuatu padamu. Aku ingin membicarakan perawat Sarla.

Shiv mengatakan " apakah kau ingin memberi hadiah kepadanya.

Anandi mengatakan " Aku melihat Sarla sedang membicarakanmu dengan perawat lain

Anandi menceritakan semua yang dia dengar

Shiv mengatakan " Kau harus tenang, dia pasti sudah lupa.

Anandi mengatakan " Tapi dia menceritakannya dengan penuh kepercayaan.

Shiv mengatakan " dia mungkin mencampur 2 insiden sekaliagus.

Anandi tidak yakin. Ira memanggil Anandi.
Anandi mengatakan " Ya ibu, aku akan datang.

Alok terbangun dari tidurnya dan melihat Ira sedang tidur. Dia ingat dan pesan Meenu bahwa dia ingin berbicara dengannya tentang masalah hari ini dan memintanya untuk menemuinya sekarang. Alok turun

Meenu mengatakan " Aku tidak pernah mengira rahasia kita akan datang di depan mereka.

Alok mengatakan " Aku juga tidak berpikir tapi.. Meenu mengatakan " Aku takut kalau Sarla mengingat segalanya. Bagaimana jika dia berbicara dengan kakak lagi. Kita harus menghentikannya.

Alok mengatakan " kita harus melakukan sesuatu. Jika kebenaran ini keluar maka kita harus membayar harga yang besar.

Anandi sedang mempersiapkan sandwich untuk Sanchi. Dia mencampur obat dalam sandwich.

Ira mengatakan " ini adalah ide bagus. Sanchi akan menerimanya, terima kasih Anandi.

Anandi mengatakan " keluarga ini adalah milikku dan aku melakukannya untuk diriku sendiri.

Ira mengatakan " Kau telah memenuhi tugasmu saat kami tidak dapat melakukan tugas kami.

Anandi menyajikan sarapan pagi untuk kakek.

Alok mengatakan " Aku hanya akan minum teh karena aku tidak ingin makan.

Anandi mengatakan " Bibi ayo kita sarapan.

Meenu mengatakan " Aku tidak merasa lapar hari ini.

Ira turun

Kakek mengatakan " apakah Sanchi memakan sarapannya?

Ira mengatakan "iya

Kakek mengatakan " Ak berharap Sanchi segera sembuh. Apakah dia tahu tentang obatnya.

Ira mengatakan " tidak, dia tidak tahu.

Sanchi turun mengambil kunci mobil

Sanchi mengatakan " Aku akan pergi ke rumah Ankita.

Ira mengatakan " Ibu akan mengirim sopir bersamamu.

Sanchi mengatakan " Aku tahu mengemudi mobil.

Nenek sedang menceritakan cerita pada Mannu. Ganga dan Jagdish datang.

Mannu mengatakan " Ibu

Mannu berlari menghampiri Ganga.

Ganga mengatakan " Mannu jangan lari.

Ganga juga berlari tapi dia tersandung dan jatuh dengan perut membentur meja.

Jagdish mengatakan " Ganga

Ganga kesakitan.

Gehna mengatakan " kau tidak apa-apa Ganga?

Nenek mengatakan " Jagdish bawa dia ke rumah sakit dan periksa dia.

Ganga mengatakan " tidak perlu. Aku baik-baik saja nek. Aku akan mengganti bajuku.

Ganga pergi ke kamar sembari menahan sakit, sementara Jagdish masih merasa cemas.

Wah semakin seru dan membuat penasaran ya episode Anandhi hari ini,tidak perlu lupa untuk menonton terus episode Anandhi yang tayang di Antv Besok ya tanggal 26 April 2017 dan tetap setia di Sinopsis Love india ya,  karena sinopsis Love india akan membagikan sinopsis Anandhi hari ini dan Anandhi antv besok 26 April 2017.Jangan lupa untuk tetap setia ya Menonton tayangan Anandhi di antv dan membaca sinopsis Anandhi antv di website sinopsis love india disini dan bergabunglah di fanspage kami.😊😊💓💓❤💙💚💖💗💘💝💞💟👍

Diterjemahkan By : Ferentzk

www.SinopsisLoveindia.blogspot.com

Episode Anandhi, Anandhi Episode,Episode Mohabbatatein Antv, Anandhi Hari Ini, Anandhi, Sinopsis Anandhi,
Sinopsis Anandhi Antv, Video Anandhi Antv, Anandhi Antv Youtube, Foto Anandhi, Anandhi episode terakhir, Anandhi Mp3, Anandhi Pemain, Anandhi Antv Sinopsis, Photo Anandhi, Picture Anandhi, Anandhi Youtube,  Anandhi, Sinopsis Anandhi Lengkap, Anandhi Full, Anandhi Terbaru, Anandhi Terlengkap, Anandhi 1- Tamat.


0 Response to "Sinopsis Anandhi Antv Hari ini 26 April 2017 Episode 407 part 2 Rahasia Kelahiran Shiv"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel