Sinopsis Anandhi Antv Hari ini 14 April 2017 Episode 395 part 1

Sinopsis Anandhi Antv Hari ini 13 April 2017 Episode 394 part 2

Sinopsis Anandhi Antv Hari ini  14 April 2017 Episode 395 part 2

Episode Anandhi yang akan tayang 14 April  2017 di Antv  ini  sudah masuk  Anandhi Episode 395 semakin seru dan menegangkan ditambah adegan lucu dan romantis dan juga menyedihkan yang selalu menjadi bumbu penyedap di acara yang ditanyangkan Serial Anandhi di Antv ini, episode Anandhi hari ini akan dimulai dengan

Anandi sedang membersihkan debu dan berdiri di atas bangku.
Penutup kepala Anandi berkali-kali jatuh, dan berkali-kali pula dia mencoba untuk memperbaikinya.
Anandi tergelincir dan kehilangan keseimbangannya tapi shiv menyelamatkannya.
Keduanya saling memandang.
Pada saat itu kakek menempatkan bunga mawar diantara mereka dan mereka berdua sadar dan sangat malu.

Anandi memperbaiki selendangnya. Kakek menggoda shiv dan memintanya untuk memberikan mawar ke Anandi. Anandi berusaha memakai selendangnya.
Kakek memintanya untuk tidak memakainya.
Ira dan menu datang ke sana.
Kakek  mengatakan " Ira dan Meenu tidak pernah memakai penutup kepala. Akau tahu kalau selendang di kepalamu berarti untuk menunjukkan rasa hormat kepada orang tua tapi kau memiliki segala hormat di hatimu untuk kami, jadi kau tidak perlu menutup kepala.

Anandi  mengatakan " Ini adalah kebiasaanku sejak kecil.
Kakek  mengatakan " Kalau begitu kau harus mengubah kebiasaan itu karena kau belum setua aku.

Semua tertawa.

Meenu  mengatakan " Iya, kau tidak perlu untuk menempatkan selendang lagi di kepalamu seperti itu.
Shiv langsung menarik selendang Anandi di depan semua orang.
Anandi tertegun.
Shiv mengatakan maaf dan mengulang apa yang dikatakan kakeknya.
Anandi ragu-ragu
Anandi  mengatakan " Aku akan mencobanya, tapi di dalam rumah saja, aku akan tetap memakai selendang di luar.
Semua tersenyum.

Kemudian kakek memerintahkan shiv untuk menempatkan mawar pada rambut Anandi.
Shiv ragu-ragu menempatkan di kepalanya. Keduanya merasa malu, dan yang lain tersenyum.

Jagdish sibuk di rumah sakit.
Pada saat itu Sanchi menelponnya. Sementara berbicara, jagdish menyarankan kepada Sanchi untuk melakukan pekerjaan, sebenarnya ia menyarankan agar ia melanjutkan pekerjaannya setelah menikah juga.

Saanchi  mengatakan "Tapi aku sudah merencanakan untuk bergabung di rumah sakit sebagai kepala admin.
Jagdish tertegun dan berpikir ia akan menjaga kesabarannya dan memikirkan untuk memberikan pekerjaan untuk ganga di rumah sakit juga.
Sanchi berteriak dan Jagdish tersadar. Setelah mereka mengobrol, Sanchi mencium tatto inisial J ditangannya.
Sanchi  mengatakan " Aku tidak akan pernah membiarkan jagdish lari dariku.

Di sisi lain Jagdish teringat di mana ia mengatakan kepada sumitra kalau ganga akan bekerja di rumah sakit dan Anandi yang mengatakan untuk menjaga jarak dari Gangga. Dia kemudian memutuskan ganga tidak akan melakukan pekerjaan di sini tapi ia akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus. Dia memutuskan untuk mengambil bantuan dari Umesh temannya.

Bala datang ke rumah ganga dan bertanya tentang kepergiannya ke rajasthan dan menawarinya pekerjaan di rumah sakit tempat ia bekerja.

Tapi Ganga mengatakan itu tidak diperlukan karena ia hanya menunggu saja untuk selesai disini sehingga dia bisa kembali ke tempatnya. Balachandran pergi.

Ghanshyam senang melihat ganga mendapat tawaran pekerjaan.
Ganga menjawab bahwa dia hanya ingin kembali ke jaitsar dan menjadi staf rumah sakit yang akan menjadi dunianya sekarang.
Pada saat itu jagdish menelpon dan memintanya untuk mengirimkan kepadanya, sertifikatnya dan dokumen. Ganga berpikir Jagdish menggodanya karena ia ingin memberikan pekerjaan di rumah sakit, Ganga menjawab kalau perlu dia akan mengirim fotonya juga. Jagdish menjawab itu tidak perlu, karena rumah sakit dari Umesh temannya dekat dan dia akan bekerja disana.
Ganga tertegun dan langsung duduk di kursi.
Tapi dia berhasil mengendalikan dirinya. Dalam keadaan menangis Ganga menjawab bahwa ia sudah mendapat pekerjaan di sini.
Jagdish tertegun
Jagdish  mengatakan " bagaimana kau bisa mendapatkan pekerjaan secepat ini. Apakah kau sudah memikirkannya dengan benar
Ganga  mengatakan " Aku menduduki peringkat pertama di kelas dan mendapat pekerjaan dalam wawancara kampus.
Jagdish mengatakan " aku akan bicara nanti.

Ganga menangis dan marah pada dirinya sendiri berpikir
Ganga  mengatakan " bagaimana aku bisa bermimpi untuk kembali ke jaitsar. Berada jauh dari pak dokter sudah menjauhkan aku dari dia.

Mannu datang dan menyeka air matanya.

Ganga  mengatakan " maafkan ibu Mannu, ibu tidak bisa membawamu ke jaitsar lagi. Pak dokter masih peduli untuk kita tapi dia sudah melakukan yang lebih baik untuk semua. Ibu janji kalau akan mendidikmu menjadi orang baik seperti pak dokter

Jagdish sedih, dia berpikir waktu dan jarak mengubah seseorang. Sekarang Ganga juga sudah tidak membutuhkannya lagi.
Chanda menangis. Anandi bertanya apakah suaminya memukulnya lagi.
Chanda  mengatakan " tidak, suamiku sudah berubah sekarang.
Anandi  mengatakan " Lalu kenapa kau menangis?
Chanda  mengatakan " anakku, aku pikir seseorang, mungkin kakak iparku telah melakukan sihir hitam pada dirinya. Dia tiba-tiba jatuh. Setelah dia jatuh dari atap dan memiliki luka di kepalanya.

Anandi  mengatakan " itu pasti efek cedera dan bukan sihir.
Anandi kemudian menelpon dokter dan berbicara tentang hal itu padanya.
Anandi  mengatakan " Chanda, aku sudah membuat janji pada pukul 04 mengatakan "00 dan kamu harus sampai di sana tepat waktu.
Anandi memberi alamat dan juga uang, tapi Chanda menolak untuk mengambil uangnya.

Ghanshyam datang membawa tiket.
Ganga  mengatakan " Bawa tiket itu kembali paman karena kita tidak akan Jaitsar.
Paman  mengatakan " Tapi studimu telah selesai, apa gunanya tinggal di sini?
Ganga  mengatakan " Aku telah memutuskan untuk tinggal di sini. Aku akan melakukan pekerjaan yang sama di sini yang aku rencanakan untuk dilakukan di Jaitsar. Tempat ini bagus. Mannu juga sangat bahagia di sini.
Paman mengambil Mannu dan pergi keluar untuk bermain.
Ganga  mengatakan " Aku sudah mengatakan kepada pak dokter tapi sekarang aku perlu menemukan beberapa pekerjaan secepatnya.

Ganga ingat Bal memberikan kartu namanya. Dia memanggil nomor itu, tapi sedang sibuk. Dia kemudian memutuskan untuk pergi ke rumah sakit dan berbicara.

Nandu menonton kartun dengan Bhairavi.
Nenek datang ke sana.
Nenek  mengatakan " Kau bermain dengan Bhairavi, menonton kartun, kau telah lupa untuk belajar.
Nandu  mengatakan " Aku sudah melakukan semua pekerjaan rumahku.
Nenek  mengatakan " apakah kau sudah mencuci tanganmu.
Nandu  mengatakan " Aku lupa.
Nenek mengingatkan kepada Nandu apa yang dikatakan Jagdish dan mengatakan kepada Nandu kalau ia juga akan memberikan saran seperti itu kepada orang lain.
Nandu  mengatakan " Aku tidak ingin menjadi dokter, aku akan menjadi pilot.
Nenek tidak tahu apa artinya. Nandu menjelaskan kepadanya.
Nandu  mengatakan " Kalau begitu siapa yang akan menjadi dokter nantinya?
Nandu  mengatakan " anaknya kak Jagdish.
Nenek tersenyum.

Ganga datang ke rumah sakit untuk menemui Bal. Resepsionis meminta dia untuk menunggu di ruang tunggu. Ganga melihat-lihat keluar rumah sakit
Ganga  mengatakan " Ini tempat yang baik, jika aku mendapatkan pekerjaan di sini, maka itu akan menjadi besar.
Bal keluar dan tersenyum melihatnya. Dia kemudian mengatakan kepada resepsionis
"siapapun itu, beritahu tahu dia untuk datang nanti. Aku sibuk". Ganga mendengar suaranya dan berjalan kepadanya.
Bal  mengatakan " jadi kau yang datang.
Ganga  mengatakan " Aku datang untuk pekerjaan itu.
Bal  mengatakan " tapi kau bilang kau tidak ingin bekerja di sini dan ingin pergi ke desa.
Ganga  mengatakan " tidak ada pekerjaan disana.
Bal  mengatakan " Kau sudah terlambat, tadi ada seorang perawat yang diwawancarai dan aku merasa dia akan mendapatkan pekerjaan.
Ganga  mengatakan " Tapi kau bisa membantuku dengan memintanya kepada kepala rumah sakit, mungkin masih ada pekerjaan.
Bal  mengatakan " Aku akan mencobanya sekali.
Ganga  mengatakan " Baiklah, aku tidak ingin mengambil pekerjaan orang lain.
Bal pergi ke suatu tempat untuk berbicara dengan kepala rumah sakit

Di rumah Shiv, semua orang melakukan persiapan festival Ganesha.
Meenu  mengatakan " Anandi, apakah kalian merayakan festival ini juga di Badi Haveli
Anandi  mengatakan " tidak, tapi kamu melakukan puja dewa Ganesha juga di sana.
Ira  mengatakan " Kami pergi ke Mumbai dan sejak saat itu kami mulai merayakan festival ini.
Kakek menunjukkan laddu bahwa itu dibawa dari Mumbai. Ira terlihat marah.
Kakek  mengatakan " Aku hanya menunjukkannya dan tidak memakannya.
Semua orang tertawa.
Ira  mengatakan " seperti yang kita lakukan semua persiapan ini, kita tidak berpikir kita harus memulai persiapan pernikahan Sanchi? Aku mendapat telepon dari ibu Sumitra. Sanchi sudah menyelesaikan studinya, Jagdish juga sudah menyelesaikan gelar masternya.
Sanchi merasa malu dan bahagia.
Alok  mengatakan " akan memakan waktu beberapa bulan dalam persiapan, dan kita harus mencari tanggal setelah berbicara dengan Sumitra.
Ira  mengatakan " Aku akan berbicara dengan keluarga Jagdish dan jika mereka tidak keberatan, maka aku akan berbicara dengan pendeta mereka dan mengambil tanggal yang baik. Bagaimana menurutmu Anandi tentang hal ini.
Anandi  mengatakan " Ibu lebih tua dariku, jadi apa pun yang ibu pikirkan pasti tepat.
Shiv juga mengatakan hal yang sama. Kakek memberikan telepon ke Ira

Kakek  mengatakan " bicaralah dengan Sumitra.
Kakek menggoda Sanchi
Kakek  mengatakan " Kau harus memberikan lebih banyak laddus ke dewa Ganesha agar pernikahanmu terjadi lebih cepat.

Ira menelpon dan bertanya pada Sumitra apakah dia bisa berbicara dengan pendeta mereka untuk tanggal pernikahan atau mereka yang akan menemukannya.
Sumitra  mengatakan " Anda yang menemukan tanggal yang baik atau kami, itu hal yang sama. Tapi ada sedikit masalah
Ira terkejut sejenak.
Sumitra  mengatakan " Saat Anda menemukan tanggal yang tepat, kalian semua harus datang ke sini dan memberitahu kami tanggal tersebut.
Semua orang senang.

Nandu merasa gembira ketika dia tahu berita ini. Nenek memberitahu dia untuk tidak memberitahu siapa pun di luar tentang ini.

Nandu  mengatakan " Aku tidak akan memberitahu tapi setidaknya aku bisa mulai membeli pakaian dan barang-barang.
Nenek  mengatakan " Jika kau ingin, kita bisa melakukan pernikahanmu juga bersama dengan Jagdish
Nandu  mengatakan " tidak, Aku tidak ingin menikah
Gangga merasa khawatir karena perawat yang lain mungkin akan kehilangan pekerjaannya.
Bal  mengatakan " Kau harus berpikir tentang dirimu dan Mannu, dan memberikan wawancara dengan keyakinan dan yang terbaik akan mendapatkannya. Jika itu di tanganku, maka aku akan memilihmu sekarang.

Anandi menonton berita tentang pelecehan dengan beberapa gadis. Shiv datang kesana. Dia bertanya apa yang terjadi. Anandi dan Shiv mendiskusikan hal ini dengan satu sama lain dan bagaimana gadis-gadis tidak aman saat ini.

Shiv  mengatakan " kami telah menempatkan poster di banyak tempat sehingga wanita tahu apa yang harus mereka lakukan ketika mereka pergi ke luar.
Anandi  mengatakan " tetapi tidak harus seperti itu, wanita perlu membawa senjata dengan mereka untuk melindungi diri mereka sendiri.
Shiv setuju. Dia ingat bagaimana Jagdish menyelamatkan Sanchi.
Anandi  mengatakan " mereka harus bersuara dan membuat wanita tidak bisa diandalkan pada orang lain, yaitu saudara ayah dll, ini sudah cukup, kita tidak bisa membiarkan ini lagi. Perempuan harus membuat diri mereka kuat untuk menghormati diri mereka.
Shiv dan Anandi berada di sebuah perguruan tinggi untuk sebuah lokakarya. Pertama-tama Anandi memberikan sambutanbbagaimana gadis-gadis merasa takut setelah mereka keluar karena penculikan, pememperkosaan, dll dan mereka harus menghentikan ini karena mempengaruhi pikiran mereka dalam jangka panjang.

Bal membawa Ganga ke kepala rumah sakit. Kepala RS memulai wawancara kepada Ganga.
Kep.RS  mengatakan " apakah kau tahu bahasa Inggris.
Ganga  mengatakan " ya Pak, tapi tidak begitu baik.
Wawancara berlanjut. Setelah itu kepala mengatakan padanya untuk menunggu di luar dan dia akan memberikan informasi. Saat Ganga keluar, Bal menatapnya dengan penuh nafsu.

Kembali ke perguruan tinggi, sekarang giliran Shiv memberi sambutan tentang bagaimana perempuan dapat melindungi diri mereka dari penganiayaan. Dia mengatakan mereka harus waspada dan tahu bagaimana menggunakan senjata tertentu. Shiv dan Anandi telah membawa seorang pria dan seorang gadis dengan mereka dan menunjukkanya kepada gadis-gadis kampus bagaimana senjata digunakan. Mereka menunjukkan demo bagaimana seorang gadis bisa menyerang kembali jika ada serangan pria pada dirinya.

Anandi  mengatakan " mereka adalah ahli, tapi aku juga ingin mencobanya dan menunjukkan bahwa gadis manapun bisa melakukannya.
Anandi melakukan apa yang ditampilkan dalam demo dan berhasil.
Shiv  mengatakan " Kau harus melawan. Setelah penyerang melihatmu melawan, dia tidak akan menyerangmu kembali. Aku mengerti semua ini adalah mudah untuk dikatakan, tapi kita harus mengambil tindakan.
Anandi mendukung Shiv
Anandi  mengatakan " Setiap gadis harus bersuara, simpan beberapa nomor telepon darurat di ponsel kalian.

Seorang gadis bertanya bagaimana jika itu terjadi di malam hari, dan tidak ada orang di sekitar. Gadis lain bertanya, bagaimana jika mereka sendirian di bus, kereta api, dan jika seseorang menyerangnya di sini. Gadis lain bertanya apakah seseorang mengunci mereka di kamar atau di suatu tempat, lalu siapa yang akan membantu mereka di sana? Anandi nampak berpikir.
Bal keluar. Ganga bertanya kepadanya apa yang terjadi. Bal menyerahkan sebuah amplop dan melotot pada Gangga saat ia membukanya. Ganga tersenyum setelah membuka itu karena dia mendapat pekerjaan. Bal menempatkan tangannya di bahu Ganga dan mengatakan, bahwa kau akan mendapatkannya. Ganga melihat ke bawah di bahunya. Bal melepas tangannya dan mengatakan bagaimana dia mengatakan kepada kepala RS tentang Gangga, anak dan pamannya dan kemudian wawancara terjadi dan kemudian dia mendapatkan pekerjaan itu.

Ganga  mengatakan " apakah ada perawat lain yang kehilangan pekerjaan karena aku.

Seseorang dari bangsal anak melihat mereka saat mereka berbicara.

Bal  mengatakan " Tidak
Ganga  mengatakan " Aku tidak tahu bagaimana harus berterima kasih padmu
Bal  mengatakan " Itu tidak perlu, itu sudah jadi tugasku untuk membantu orang lain. Kau datanglah pada jam 8 pagi besok.
Bal mengambil foto untuk membuat kartu ID. Dia menyentuh dan melihat foto dan mengatakan, sangat bagus.
Penjaga di bangsal anak datang dan mengatakan sesuatu tentang departemen pasokan, mungkin mengatakan itu tugas orang lain. Bal menatapnya dengan marah dan pergi

Wardboy mencoba untuk memperingatkan Ganga terhadap bal, tapi Ganga tidak mendengarkan dia

Ganga  mengatakan " Aku tidak mendapatkan pekerjaan karena bal, tetapi mendapatnya karena wawancara dan setelah Kepala RS melihat sertifikatku.
Ganga pergi

Kampus
Anandi  mengatakan " dengan bantuan dari para ahli, kami akan mencoba untuk menjawab semua pertanyaan kalian. jika tidak ada orang di sekitar, jangan pergi ke tempat yang sunyi di malam hari. jika kalian masih harus pergi, dan jika kalian melihat siapa pun mengikutimu, kemudian berjalanlah dengan cepat. Kau akan melihat ATM di suatu tempat dan pasti ada penjaga keamanan. jika seseorang tiba-tiba muncul di depanmu
(Para ahli menunjukkan bagaimana untuk melawan kembali dan akan mendapatkan waktu untuk melarikan diri.
Anandi  mengatakan " jika seorang gadis sendirian di lift - tekan semua tombol, sehingga lift akan berhenti di setiap lantai dan penyerang tidak akan dapat melakukan apa-apa. jika seorang gadis sendirian di bus - jangan pergi sendirian di bus, lebih aman untuk melakukan perjalanan menggunakan taksi terutama di waktu malam.
Anandhi  mengatakan " menelpon anggota keluarga di depan sopir dan memberikan semua informasi tentang mobil, dan rute yang diambil. setelah sopir mendengarkan semua ini, ia tidak akan berpikir tentang melakukan sesuatu yang salah. jika seorang gadis sendirian di rumah, pergilah ke dapur, di sana kau dapat menemukan banyak hal untuk melindungi dirimu. Buatlah keributan sehingga tetangga dapat membantumu

Satu gadis bertanya bagaimana jika ada lebih dari 1 penyerang. para ahli memberikan demo apa yang harus dilakukan. "ambil apa pun didekat di tanganmu terlebih dahulu dan serang mereka. serang mereka di bagian tubuh yang sulit untuk cepat pulih. satu gadis bertanya sampai berapa lama mereka akan melawan seperti ini?
Anandi  mengatakan " sampai laki-laki tidak mengubah pandangan mereka tentang para gadis, kita harus tetap melawan. ajarkan saudaramu, anak, ayahmu bagaimana untuk menghormati wanita. ini bukan identitas pria untuk menyalahgunakan perempuan, maka kita harus berjuang untuk diri kita sendiri.
Semua orang berdiri dan bertepuk tangan.

Ganga keluar dan berterima kasih pada dewa karena dia mendapat pekerjaan.

Ganga  mengatakan " Aku akan bekerja sangat keras.

Ganga bertemu seorang dokter
dokter  mengatakan " kau akan bekerja di sini? disini kau tidak akan mendapatkan gaji yang besar. Bahkan pasien mereka datang ke rumah sakitku dan mengatakan pengobatan disini tidak baik. Kau harus mencobanya di tempat lain karena kau juara di kelasmu.
Ganga  mengatakan " Aku tidak ingin uang yang banyak, apa yang mereka tawarkan sudah cukup bagiku dan mannu. dan tentang perlakuan tidak baik di sini, setidaknya aku bisa melakukan pekerjaanku dengan penuh kejujuran.
Dokter  mengatakan " Aku tahu kau akan melakukan pekerjaanmu dengan kejujuran, tapi kau setidaknya bisa bertanya tentang hal itu sekali saja.
Ganga mengatakan, segala sesuatu yang terjadi begitu tiba-tiba bahwa dia tidak menemukan jawaban dan waktu untuk berpikir, dan berkata beberapa mengatakan dalam bahasa hindi dan itulah sebabnya dia mengatakan ya. Ganga pergi.
Sumitra membersihkan lemari Jagdish agar sanchi dapat menyimpan barang-barangnya di sana juga. dia kemudian menemukan foto Ganga dan terkejut. Sumitra ingin merobeknya tapi nenek datang dan menghentikannya.

Nenek  mengatakan " Jangan, jangan melakukan hal ini. Kau tahu kau tidak memiliki hak untuk merobek foto itu.
Sumitra  mengatakan " mengapa ia harus menyimpan fotonya di sini? dia pergi dari sini jadi semua kenangan harus pergi juga, jagdish akan menikah.
Nenek  mengatakan " Aku memahami semuanya, tetapi dengan merobek foto ini, itu tidak berarti jagdish akan melupakan dia dan tanggung jawabnya. Sebentar lagi dia akan mendapatkan pekerjaan dan menetap dan jagdish melakukan tanggung jawabnya. Jagdish kemudian akan menikah dan sibuk, dia akan melupakan segala sesuatu perlahan-lahan.
Sumitra menyimpan fotonya kembali dan menutup lemari dan pergi dari sana

Wah semakin seru dan membuat penasaran ya episode Anandhi hari ini,tidak perlu lupa untuk menonton terus episode Anandhi yang tayang di Antv Besok ya tanggal 14 April 2017 dan tetap setia di Sinopsis Love india ya,  karena sinopsis Love india akan membagikan sinopsis Anandhi hari ini dan Anandhi antv besok 14 April 2017.Jangan lupa untuk tetap setia ya Menonton tayangan Anandhi di antv dan membaca sinopsis Anandhi antv di website sinopsis love india disini dan bergabunglah di fanspage kami.😊😊💓💓❤💙💚💖💗💘💝💞💟👍

Diterjemahkan By : Ferentzk

www.SinopsisLoveindia.blogspot.com

Episode Anandhi, Anandhi Episode,Episode Mohabbatatein Antv, Anandhi Hari Ini, Anandhi, Sinopsis Anandhi,
Sinopsis Anandhi Antv, Video Anandhi Antv, Anandhi Antv Youtube, Foto Anandhi, Anandhi episode terakhir, Anandhi Mp3, Anandhi Pemain, Anandhi Antv Sinopsis, Photo Anandhi, Picture Anandhi, Anandhi Youtube,  Anandhi, Sinopsis Anandhi Lengkap, Anandhi Full, Anandhi Terbaru, Anandhi Terlengkap, Anandhi 1- Tamat.


0 Response to "Sinopsis Anandhi Antv Hari ini 14 April 2017 Episode 395 part 1"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel