Sinopsis Anandhi Antv Hari ini 13 April 2017 Episode 394 part 1

Sinopsis Anandhi Antv Hari ini  13 April 2017 Episode 394 part 1

Episode Anandhi yang akan tayang 13 April  2017 di Antv  ini  sudah masuk  Anandhi Episode 394 semakin seru dan menegangkan ditambah adegan lucu dan romantis dan juga menyedihkan yang selalu menjadi bumbu penyedap di acara yang ditanyangkan Serial Anandhi di Antv ini, episode Anandhi hari ini akan dimulai dengan

Di kamarnya, Gehna menangis. Vasant bertanya apa yang terjadi. Gehna mengatakan kepadanya tentang perilaku Sumitra baru-baru ini. Vasant memeluk dan menghibur istrinya.
Vasant mengatakan " aku tahu kau merasa buruk, tapi kau tahu tentang situasi Sumitra saat ini. Kau selalu menganggapnya sebagai kakakmu kan? Apakah dia pernah bersikap seperti ini denganmu?
Gehna mengatakan " Tidak
Vasant mengatakan " dalam situasi seperti ini, kita tidak boleh mengambil hati pada keluarga kita sendiri. Kita perlu membantunya.
Gehna mengatakan " itulah yang ingin aku lakukan, tapi kakak menganggapnya salah. Aku tidak merasa buruk karena apa yang kakak katakan kepadaku, tapi aku merasa buruk karena aku tidak bisa membuatnya percaya bahwa aku bersamanya.
Vasant memberikan saran untuk mencoba berbicara dengan cara yang berbeda, seperti bagaimana dia berbicara dengan seorang anak. Gehna setuju dan mengatakan bahwa dia tidak bisa melihat Sumitra dalam kondisi ini.
Vasant mengatakan " Sumitra adalah orang yang sangat baik, dan kau bahkan tahu itu. Aku yakin kau akan dapat memenangkan hatinya. Kita menghadapi banyak masalah, tapi kita bisa mengatasi semuanya karena kita bersama-sama. Saat ini kita perlu membantu Sumitra untuk keluar dari situasi ini. Semuanya akan baik-baik saja.
Sumitra duduk dan melakukan persiapan pooja pagi di kuil Haveli. Gehna datang dari belakang dan emosional melihat Sumitra. Sumitra tidak melihatnya. Gehna teringat saat Sumitra mengatakan kalau Ganga membantunya melahirkan Bhairavi jadi dia pasti akan membelanya, dan saat sumitra mengatakan kalau Gehna lebih tua dalam keluarga daripada dirinya.

Gehna emosional berdoa kepada dewi.

Gehna mengatakan " Aku merasa sangat sakit dewi, Hanya kau yang dapat membantuku. Kakakku sangat marah denganku, aku memanggilnya kakak, tapi dia memberiku cinta seorang ibu
Tolong beritahu aku apa yang aku katakan sehingga dia begitu marah denganku? Bagaimana aku bisa bersikap dengan dia? Apapun yang aku katakan,aku hanya mengatakan karena aku tidak bisa melihat kakakku sedih. Aku tidak tau harus berbuat apa agar bisa membuat dia mengerti, ajari aku. Aku mungkin tua dalam hubungan, tapi aku sangat jauh lebih muda dengannya dalam segala hal, dia adalah Guruku dan aku tidak bisa melihat Guruku sedih Dewi, kumohon kembalikan senyum lamanya kembali di wajahnya, maka aku akan lega juga. Jika kakakku tidak senang maka keluargaku juga tidak akan mendapatkan kebahagiaan.

Gehna menangis. Sumitra mendengarkan semuanya hingga akhirnya kemarahannya reda dan dia menjadi emosional. Sumitra berdiri dan menenangkan Gehna dengan meletakkan tangannya di bahunya. Gehna memegang tangannya. Keduanya sangat emosional.

Gehna mengatakan " apa pun yang kakak katakan, aku sudah banyak berpikir pada hal itu dan aku menyimpulkan bahwa kekhawatiranmu tidak salah, tapi kakak tidak berpikir begitu banyak, aku juga khawatir untuk Jagdish dan Sanchi. Kakak, Sanchi tidak perlu berpikir salah tentang semua ini, untuk itu kita harus melakukan beberapa upaya, Sanchi adalah anak muda dan belum matang, ia tidak memiliki pengalaman hidup yang sama dengan kita dan dia juga seorang gadis modern, dia pasti memiliki toleransi yang kurang dari kita kakak, apa ibu telah ditoleransi dalam hidupnya bahwa kakak tidak dapat melakukannya, apa yang ditoleransi kakak bahwa aku tidak bisa melakukannya, apa yang aku toleransi, bahkan Sanchi tidak bisa membayangkan bahwa setiap orang di dunia tidak seperti Anandi.
Gehna mengatakan " Kita harus melakukan beberapa upaya, maka dalam kehidupan Jagdish kita ada cinta, kedamaian dan kebahagiaan akan datang yang kita selalu berdoa siang dan malam. Kakak, aku hanya ingin mengatakan ini kepadamu dalam upaya untuk bergabung dengan Sanchi, bukannya menjauhkan Jagdish darimu kakak, hubungan mereka harus terjadi dan dewa akan menjaga mereka selalu bahagia dalam hidup mereka, tetapi kakak, jika ada celah antara hubungan ibu dan anak, kakak tidak akan pernah bahagia dan tidak juga Jagdish

Sumitra mendengarkan semuanya dan memahami Gehna dan emosional.
Gehna menyeka air matanya.

Gehna mengatakan " jika aku salah, maka seperti sebelumnya kakak bisa memarahiku, kakak memiliki hak penuh untuk itu, tetapi jangan memalingkan wajahmu jauh dariku.
Gehna terus menangis, Sumitra menyeka air mata Gehna.
Sumitra mengatakan " maafkan aku Gehna, aku tidak kuat seperti sebelumnya, itu sebabnya aku marah pada segala sesuatu, mulai menangis, aku berbicara pahit, aku tidak bisa menahan diri dan berakhir dengan menyakiti orang, dan bahkan aku tidak bisa membayangkannya untuk hidupku, mohon maafkanku Gehna.
.
Gehna memeluk Sumitra. Keduanya sangat emosional. Nenek melihat semua ini dan berdiri di sudut. Gehna dan Sumitra keduanya bahagia sekarang dan berdoa kepada dewi bersama nenek yang sangat senang melihat semua ini.

Nenek mengatakan " Aku tidak pernah meragukan kesabaran, toleransi dan khawatir mengenai keluarga ini, tetapi hari ini aku bisa mengatakan kau benar-benar putri menantu tertua dalam rumah ini. Semoga dewi selalu membuatmu bahagia.

Ganga sedang belajar. Mannu datang padanya dengan buku gambarnya dan menunjukkan gambarnya. Ganga gembira melihatnya. Ganga sangat bahagia dan mengambil Mannu, membuatnya duduk di pangkuannya.

Ganga mengatakan " wow, ini sangat indah Mannu apakah kau yang membuatnya?
Mannu mengangguk
Ganga mengatakan " Apakah pak dokter yang mengajarkanmu?
Mannu mengangguk lagi, dan Ganga menjadi emosional
Ganga mengatakan " Kau sangat senang pak dokter datang menemui kita, dan dia sudah pergi, aku tidak bisa menghentikannya meskipun aku ingin, tetapi kau jangan sedih Mannu, pak dokter selalu bersama kita, dia ada di hati kita.
Ganga emosional
Jagdish ada di kamarnya, dia membuka tasnya untuk mengambil barang-barangnya keluar, Ia menemukan surat di dalamnya, nama Ganga tertulis di atasnya. Jagdish terkejut melihat itu dan membukanya. Itu adalah puisi yang ditulis Ganga. Jagdish membacanya "Aku berpikir, aku hidup setiap hari tetapi tidak menemukan kedamaianku.
Matahari terbit setiap pagi tapi masih belum ada pagi untukku.
Seorang manusia membutuhkan waktu beberapa kelahiran tapi masih tidak menemukan pendukung
Aku lahir, bisa bernapas, dan mendapat hubungan, tapi tetap tidak menemukan kedamaian.
Tinggal jauh dari kebahagiaan dan mimpi

Hidup adalah beban dari hidup yang dipaksa.
Suatu hari semua awan kesedihan akan pergi dan matahari akan bersinar.
Dan semua kegelapan telah sirna.
Angin lembut bertiup dan menerbangkan semua rasa sakit itu pergi.
Seperti setiap hari mendapat persembahan dari kuil.
Tapi kali ini manisnya hidup dihapus oleh kepahitan"

Jagdish berhenti membacanya dan emosional mengingat Ganga. Di mengingat Ganga dengan tepung di pipinya, saat makan es, bahagia di holi, takut pada roda raksasa, di holi melemparkan warna pada dirinya, Ganga yang senang pada hasil ujiannya

Jagdish emosional
Jagdish mengatakan " Kau berada di sini Ganga, jadi kata-kata yang kau tulis, aku dapat dapat mendengar suaramu. Dimana kau?

Jagdish menutup matanya, Saat itu terdengar suara Ganga.
Ganga mengatakan " Pak Dokter.
Jagdsih membuka matanya dan terkejut melihat Ganga berdiri di sana melihat dia tersenyum, Jagdish emosional
Jagdish mengatakan " Ganga, kau datang kepadaku
Ganga mengatakan " Pak dokter memanggilku, bagaimana mungkin aku tidak akan datang.
Jagdish emosional

Ganga mulai menceritakan puisinya sendiri

Ganga mengatakan " Setiap hari mendapat persembahan dari kuil.
Tapi kali ini manisnya dihapus semua oleh kepahitan hidup
Tidak tahu mimpi baru, harapan baru dan ambisi baru datang untuk hidup
Dan mengatakan bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan sekarang
Alam semesta dan arah baru ada
untuk menunjukkan mereka arah lampu seperti cahaya yang bahkan badai terkuatpun tidak bisa menundanya.
Kau lampu bagiku pak dokter,
lampu yang yang tidak peduli seberapa jauh,
Tapi tetap dari kehidupanku, jalanku akan mendapatkan cahaya (Jagdish emosional tersenyum mendengarkan itu)
Ganga meneruskan puisinya

Ganga mengatakan " Setiap kata-katamu seperti harapan baru bagiku.
Aku ingin memberikan kepercayaan ini untukmu.
Tanpamu, semua upaya bagiku tidak akan pernah berhasil
Aku tidak memiliki siapapun selain dirimu, dan tidak ada masalah.
Aku tetap hidup dalam bayang-bayang ketidakadilan dan kesakitan.
Tapi aku punya kenangan manis dari semua momen yang aku habiskan denganmu.
Untuk hidupku, kau adalah dukungan terbesar bagiku pak dokter

Jagdish emosional tersenyum melihat Ganga tersenyum menatapnya. Jagdish mencoba untuk menyentuh Ganga, tapi sebelum dia bisa melakukannya, teleponnya berdering dan itu telepon dari Sanchi. Tapi kemudian Jagdish melihat tidak ada lagi Ganga di depannya. Dia menyadari itu hanya imajinasinya.

Jagdish emosional dan menjawab telepon Sanchi

Jagdish mengatakan " Ya Sanchi
Sanchi mengatakan " Kau lupa lagi, kau tidak meneleponku setelah sampai di Jaitsar.
Jagdish mengatakan " Aku mempunyai beberapa kesibukan, jadi aku minta maaf.
Sanchi mengatakan " Aku yang harusnya mengatakan maaf padamu, kemarin malam aku harusnya bisa menahan diri. Aku tahu kau marah padaku, itulah mengapa kau pergi dari sini tiba-tiba.

Jagdish melihat surat itu dan mencoba untuk menghubungkan titik-titik apa yang terjadi padanya mengapa ia membayangkan Ganga.
Sanchi merasa diabaikan Jagdish yang asik dengan pikirannya sendiri.

Sanchi mengatakan " Apa kau masih mendengarkanku Jagdish?
Jagdish mengatakan " ya, aku terkejut oleh perilakumu kemarin, tapi aku tidak marah denganmu.
Sanchi merasa bahagia
Sanchi mengatakan " apakah kau yakin, kau tidak mengatakan ini untuk menjaga perasaanku kan?
Jagdish mengatakan " Setelah mengenalku sekian lama, kau pasti tahu aku tidak berbohong?
Sanchi mengatakan " tentu saja tapi sebenarnya ...
Jagdish mengatakan " Sanchi, bisa kita bicara nanti?
Sanchi mengatakan " ok, bye

Setelah menelpon. Jagdish merasa sangat terganggu, dia mendengar lagi suara Ganga memanggilnya. Jagdish sangat tertekan dan tidak ingin mendengar suara apapun dan duduk di kursi.

Jagdish mengatakan " Aku tidak boleh mengingatmu sepanjang waktu dan aku tidak harus melakukannya. Kau harus memahami seperti kau menghilang saat Sanchi menelpon, seperti itu pula kau harus menghilang dari pikiran dan hatiku juga. Aku telah melupakanmu, semua perasaanku padamu , semua ekspresi wajahmu, setiap peranmu, aku harus melupakanmu, aku harus pergi jauh darimu, aku tidak akan pernah bisa kembali untukmu meskipun aku ingin. Aku harus melakukan ini karena sekarang aku harus menjalani hidup sesuai dengan harapan keluarga. Aku telah berjanji dengan mereka, aku tidak bisa mencintaimu sekarang, aku tidak punya hak untuk mencintaimu sekarang, tapi bagaimana aku bisa melupakanmu? tidak mudah untuk melupakanmu, sangat sulit untuk melupakanmu, aku tidak akan pernah bisa lupa kalau di setiap sudut rumah ini ada kenanganmu. Apa yang bisa aku lakukan?
Jagdish sangat terganggu

Ganga keluar rumahnya untuk membuang sampah dan melihat keranjang mawar di sana untuk dia dengan namanya ditulis pada kartu di atasnya. Ganga terkejut dan melihat sekeliling dan tidak melihat siapapun. Dia mengambilnya dan membacanya Untuk Ganga Dia membaca kartu Beberapa puisi tertulis di atasnya
"Bunga-bunga ini sangat bangga dan tidak ada yang lebih indah dari mereka. Lalu aku mengatakan kepada mereka untuk bertemu Ganga sekali saja maka mereka akan tahu kalau kau lebih cantik, dan mereka akan jadi
pengagum kecantikanmu"

Ganga menjadi marah membacanya dan melihat sekeliling apakah ada orang?
Ganga mengatakan " siapa yang melakukan ini, bagaimana dia tahu namaku?
Ganga sangat marah, dia melemparkan kartunya ke bawah dengan bunga-bunga dan masuk ke dalam rumah. Balchandar muncul dari balik dinding melihat semuanya. Dia mengambil semua bunga dan memeluknya. Lalu menghirup aroma yang sudah Ganga sentuh. Dia tertawa jahat

Badi Haveli
Jagdish mencari sesuatu di lemari dan menemukan berkas formulir masuk untuk semester akhir MS. Dia ingat teman-temannya dan Ganga mendorong dia untuk melanjutkan MSnya.

Jagdish mengatakan " bahkan tanpa disadari, kau sangat membantuku Ganga. Kau menunjukkan jalan untuk melupakanmu. Sekarang aku harus menyelesaikan MSku, aku akan sangat sibuk dalam pelajaranku agar aku tidak akan pernah mendapatkan waktu untuk berpikir tentangmu, dan mungkin dengan cara seperti ini aku dapat menjauhkanmu dari hatiku. Dengan tinggal di sini, aku tidak akan dapat menjauhkan diri dari kenanganmu bahkan sedikit pun, baik itu di rumah atau rumah sakit.

Keluarga Singh terlihat sedang berdiskusi dengan Jagdish bahwa ia melakukan pekerjaan yang sangat baik di rumah sakit dan juga bahwa rumah sakit dan ia mendapatkan ketenaran, maka mereka tidak melihat alasan untuk Jagdish agar belajar lebih lanjut. Jagdish mencoba untuk menjelaskan kepada mereka bahwa dia hanya mengambil semester terakhir untuk menyelesaikan gelar MS nya.

Jagdish mengatakan " setelah menyelesaikan MSku, aku juga akan bisa melakukan operasi yang akan bermanfaat bagi orang-orang Jaitsar.

Bhairon mengatakan " Lalu bagaimana mereka akan mengelola rumah sakit saat kau tidak ada? Meskipun Lal Singh memiliki pengalaman menjalankan rumah sakit di masa lalu, dengan hal-hal yang berubah dan peningkatan beban kerja, itu akan menjadi beban bagi Lal Singh.

Jagdish mengatakan " Ini hanya masalah waktu 6 bulan, aku akan tetap berhubungan dengan semua orang untuk mengatasi masalah

Jagdish menjelaskan bahwa keuntungan dari program ini sangat besar untuk rumah sakit di masa depan.

Sumitra mengatakan " meskipun pendapatku tidak masuk hitungan, tapi aku tidak ingin Jagdish pergi ke Mumbai,,karena kota itu tidak baik untukmu di masa lalu. Aku merasa bahwa kau akan ke Mumbai dan mendapatkan masalah. Aku tidak melawan kemajuan, tapi aku tidak ingin kau pergi ke Mumbai. Kau bisa menyelesaikan studimu ke kota-kota lain.

Jagdish mengatakan " masalahku dulu datang karena kesalahan dan ketidak dewasaanku, bukan karena kota itu. Aku ingin kembali ke tempat yang sama untuk menyelesaikan studiku karena aku sudah akrab dengan lingkungan dan orang-orangnya. Aku tidak akan mendapatkan tiket masuk begitu mudah di perguruan tinggi lain. Infact Dekan perguruan tinggi akan membantuku masuk. Berkenaan dengan masa laluku, kehidupan lamaku dan diriku dahulu telah lama tertinggal jauh di belakangku. Aku tidak lagi lemah dan aku berjanji untuk tidak akan merusak kepercayaan kalian dalam diriku saat ini. Ini adalah kesempatan terakhirku karena setelah aku menikah, aku tidak akan mampu melakukannya. Aku mohon pada ibu untuk mempercayaiku terakhir kalinya.

Bhairon memeluk Jagdish
Bhairon mengatakan " Ayah akan selalu mendukungmu dalam segala hal yang ingin kau lakukan dan percaya padamu sepenuhnya.
Melihat seluruh keluarga yakin. Sumitra juga setuju. Nenek membawa Jagdish ke kuil di rumah dan memberinya patung Ganesha

Nenek mengatakan " Kau akan mendapatkan kesuksesan di semua yang kau lakukan dengan berkat-Nya.

Jagdish kemudian terlihat dalam perjalanan ke Mumbai. Dia berpikir untuk menelepon Ganga dan menginformasikan kepadanya tentang keputusannya melakukan MS. Dia menekan nomornya, tiba-tiba ia mengingat kembali apa yang Anandi katakan kepadanya tentang tanggung jawabnya terhadap Sanchi dan dia harus menjaga jarak dari Ganga. Sebelum Ganga bisa menjawabnya. Jagdish membatalkan teleponnya
Jagdish mengatakan " Aku perlu menjauhkan diri dari Ganga dan mencoba untuk membangun hubunganku dengan Sachi.
Jagdish kemudian menelpon Sanchi untuk menginformasikan kepadanya tentang kuliahnya.
Ganga mencoba untuk menelpon Jagdish tetapi melihat teleponnya sibuk. Mendengar tentang rencana Jagdish, Sanchi mengeluh kalau mereka akan terpisah. Jagdish menjelaskan manfaat bahwa program ini akan membawa keuntungan. Ganga di sisi lain memutuskan untuk tidak menelpon Jagdish lagi tapi menunggu teleponnya sebagai gantinya. Dia memutuskan untuk berkonsentrasi pada studinya untuk 6 bulan berikutnya tanpa terganggu. Jagdish akhirnya meyakinkan Sachi. Setelah itu Sanchi mengatakan kepadanya bahwa ia berharap setelah ia menyelesaikan MS ia dapat mengubah pakaiannya. Ini mengganggu Jagdish, sementara Sachi mengatakan kalau dia hanya bercanda. Dia berseru bahwa kedua program mereka akan selesai dalam 6 bulan setelah itu mereka akan menikah dan menghabiskan hidup mereka bersama-sama. Dia berharap dia beruntung dan meminta dia untuk meneleponnya setelah sampai.
Setelah menelpon, Jagdish melihat pemberitahuan telepon tidak terjawab dari Ganga.
Jagdish mengatakan " Aku akan mencoba untuk melupakan Ganga di 6 bulan ini.

Jagdish ditampilkan sedang melakukan kursus di Mumbai sementara Sanchi sedang mengingingat dia. Dalam adegan berikutnya, Jagdish menginformasikan kepada Anandi tentang keputusannya mendapat gelar MS yang membuat dia sangat bahagia.
Jagdish mengatakan " Aku ingin menyelesaikan studiku sebelum aku menikah
Anandi mengatakan " Aku berharap kau berhasil

Mangalore

Ghansyam dan Mannu datang ke warung, Bala memperkenalkan dirinya kepada mereka sebagai tetangga mereka dan mengatakan kepada Ghashyam untuk meminta bantuan saat ia membutuhkan.

Mumbai

Jagdish ditampilkan sedang berkonsentrasi pada studinya dan menunjukkan Sanchi melakukan sesuatu di internet. Dalam adegan berikutnya Jagdish melakukan video chatting dengan keluarga Singhs dan menunjukkan mereka kamarnya. Jagdish meyakinkan mereka bahwa dia sangat nyaman di sana tapi sangat merindukan mereka.

Jagdish lalu menelpon Ganga untuk mencari tahu tentang dia dan Mannu. Ganga bertanya kepadanya tentang studinya; Jagdish menjawab, tapi percakapan mereka sangat singkat.

Ganga juga ditampilkan menyelesaikan studinya dan melakukannya dengan baik. Di sisi lain Jagdish sedang dalam pelatihan di rumah sakit bersama perawat. Ia menyebut nama ‘Ganga’ dan cepat mengoreksinya
Anandi melatih Sanchi dalam memasak. Sanchi lebih tertarik memanfaatkan sesi ini untuk menunjukkannya kepada Jagdish bahwa dia sedang mencoba untuk belajar hal-hal yang dia suka. Dia mengirimkan Jagdish gambar memasak.

Jagdish sedang memecahkan permasalahan persyaratan beberapa rumah sakit dengan Lal Singh di telepon. Lal Singh memuji kemampuan Jagdish menangani studinya dan rumah sakit Jaitsar sangat baik. Setelah menelpon dengan Lal Singh, Jagdish menerima foto Sanchi yang mengganggu dia. Dia mengirimkan balasan singkat.

Mannu kemudian ditampilkan berbicara dengan Jagdish di telepon. Setelah Ganga memberitahu Jagdish bahwa Mannu merasa benar-benar senang berbicara dengannya. Jagdish memotong panggilannya.

Ganga mengatakan " Aku merasa ada yang aneh dengan pak dokter, dia sudah sangat jarang menelpon kita. Ia mungkin sibuk dengan studinya. Saat aku selesai, kita akan kembali ke Jaitsar.
Jagdish mengingat saat-saat yang ia habiskan bersama Ganga.
Jagdish mengatakan " Aku akan mencoba untuk melupakanmu dalam 6 bulan ke depan, Ganga.

Ganga ada di dapur. Mannu bermain di sana.
Ganga mengatakan " Mannu pergilah ke luar dan bermain.
Ganga kemudian ingat insiden dengan Mannu di Badi Haveli dan nenek menyelamatkannya.

Anandi mengajarkan para wanita desa bagaimana deposit uang di rekening bank.

Ghanshyam sedang mencoba untuk menghentikan mobil untuk Ganga dan Mannu, tapi tidak ada yang berhenti.
Ganga mengatakan " mengapa tidak ada yang berhenti.
Mobil lain datang, dan kali ini Bal yang menghentikannya untuk mereka.

Bal mengatakan " Apakah kau tidak bisa melihat ada seorang wanita dengan seorang anak? Tidakkah kau bisa menghentikan mobilmu?

Ganga duduk di mobil dan mengucapkan terima kasih. Bal memiliki senyum di wajahnya.
Sanchi berbicara dengan Jagdish di teleponnya. Sanchi bilang dia sangat merindukannya. Jagdish bekerja pada laptop. Sanchi tidak berhenti berbicara. Pada akhirnya Jagdish mengaktifkan speaker HPnya.

Sanchi mengatakan " Apakah kau mendengarkanku?
Jagdish mengatakan " ujianku sudah dekat, aku perlu belajar. Bisakah kita bicara nanti?

Sanchi mengatakan, oke dan menutup teleponnya

Di Mangalore, Ganga juga datang ke sekolah untuk ujian. Jagdish menulis makalah juga.

Sanchi keluar setelah ujian dan mengatakan kepada temannya bahwa sekarang ia dapat berkonsentrasi pada persiapan pernikahan.

Ganga juga bersama dengan teman sekelasnya.

Jagdish berjalan keluar dari kampus
Jagdish mengatakan " ujianku sudah dilakukan, 6 bulan telah berlalu, tapi aku tidak bisa memenuhi janji yang aku buat untuk diriku sendiri. Aku tidak bisa melupakan Ganga.

Jagdish kembali ke Jaitsar. Dia menyapa dan mengambil berkah dari semua orang. Nenek bangga pada Jagdish.
Jagdish mengatakan " itu semua karena berkat nenek, tanpa itu, aku tidak akan bisa berbuat apa-apa.

Di Mangalore, Ganga senang saat ia lulus ujian juga.
Ganga mengatakan " Ibu lulus ujian Mannu, kita menang.

Ganga menelpon Jagdish untuk memberitahukan kepadanya terlebih dahulu.
Ganga mengatakan " Pak dokter, aku lulus ujian dan menjadi peringkat pertama di kelas.
Jagdish mengatakan " selamat untukmu.
Ganga mengatakan " Bagaimana hasil ujian pak dokter?
Jagdish mengatakan " Aku tidak sepertimu, tapi aku juga lulus.
Ganga sangat senang
Ganga mengatakan " ini adalah berita baik.

Jagdish melihat foto Ganga dan Mannu di ponselnya. Bhairon datang ke kamarnya, dan ia langsung menyembunyikan teleponnya.

Bhairo mengatakan " Ayah sangat bangga padamu. Aku tidak memberitahumu saat kau akan ke Mumbai, tapi sebenarnya aku agak takut juga sama seperti yang lain, tetapi kau tidak mengecewakan kami.

Mereka berdua berpelukan emosional

Jagdish mengatakan " Aku bisa melakukan ini hanya karena ayah, Semua orang tidak yakin untuk mengirimkanku, tapi ayah berdiri dan berkata ya. Aku harus bangga bahwa aku menjadi anak ayah.
Bhairon mengatakan " orang Jaitsar akan lebih bangga karena mereka memiliki dokter dengan gelar MS di sini sekarang.
Jagdish mengatakan " Aku akan bergabung dengan rumah sakit mulai besok.

Semua orang menyambut Jagdish di rumah sakit.
Jagdish mengatakan " Kalian tidak perlu memujiku begitu banyak. Tidak ada yang berubah. Aku adalah dokter yang sama seperti sebelumnya, dan bekerjalah denganku seperti sebelumnya.

Ghanshyam telah kembali. Bal menghentikannya.
Bal mengatakan " Paman dari mana?
Paman mengatakan " Aku pergi untuk mendapatkan formulir supaya Ganga bisa mengisinya dan dia bisa mendapatkan tiket kami untuk ke Rajashthan.
Paman pergi. Bal terkejut
Bal mengatakan " Sudah 6 bulan dan aku tidak bisa berbuat apa-apa. orang tua ini di dalam rumah sepanjang waktu, dan mahasiswa di perguruan tinggi. Aku tidak pernah mengambil banyak waktu untuk memburu seseorang, akan harus melakukan sesuatu sebelum burung ini terbang jauh.
Jagdish datang ke sebuah kamar di rumah sakit. Dia melihat semua peralatan baru. Jagdish berharap bahwa mereka akan dapat memberikan pengobatan yang lebih baik untuk semua orang.
Lal Singh mengatakan " Kau benar, tetapi dengan fasilitas yang lebih baik, kita akan membutuhkan lebih banyak staf juga.
Jagdish mengatakan " Kau benar
Lal Singh mengatakan " Aku memiliki seseorang dalam pikiranku yang memenuhi syarat, Ganga. Hasil ujiannya pasti sudah keluar sekarang.
Jagdish mengatakan " hasil nya sudah keluar, dia peringkat pertama di kelasnya.
Lal Singh mengatakan " itu hebat, jadi saat dia datang ke sini...
Jagdish mengatakan " dia tidak akan bergabung di rumah sakit.
Lal Singh mengatakan " tapi dia belajar hanya agar dia bisa bergabung di rumah sakit.
Jagdish mengatakan " dia bisa bergabung dengan beberapa rumah sakit lainnya, tapi bukan disini.
Lal Singh mengatakan " mengapa? Kau juga ingin dia bergabung di rumah sakit kita, jadi apa yang terjadi? Dia telah melakukan begitu banyak hal untukmu dan keluargamu
Lal Singh mengingatkan kepadanya semua yang Ganga lakukan.
Jagdish mengatakan " Aku tahu, tapi dia tidak akan datang setelah itu.
Lal Singh mengatakan " karena ia mencintaimu?
Jagdish terkejut mendengarnya
Lal Singh mengatakan " Aku minta maaf, Aku tidak seharusnya mengatakan itu.
Jagdish mengatakan " Tidak, sekarang kau sudah mengatakannya, jadi kau harus menyelesaikannya. Mengapa kau berpikir bahwa Ganga mencintaiku?
Lal Singh mengatakan " Tidak usah dipikirkan
Jagdish mengatakan " tidak, aku ingin tahu itu.

Lal Singh mengatakan kepada Jagdish bagaimana Ganga menangis dan mengatakan dia tidak akan bisa hidup jika terjadi sesuatu kepada Jagdish.

Lal Singh mengatakan " Jagdish, seorang wanita, terutama seperti Ganga, hanya akan menangis seperti itu untuk siapa pun jika dia memiliki perasaan padanya. Aku juga mengatakan hal ini kepada Anandi, dia tidak mengatakan apa-apa, tapi dia juga merasakan hal yang sama.
Jagdish terkejut !!! Jagdish mengatakan " Ganga mencintaiku .. dan Anandi tahu itu juga?
Jagdish ingat bagaimana Anandi menanyainya di Udhaipur dan menyadari mengapa dia mempertanyakan hal seperti itu.

Lal Singh mengatakan " sekarang kau katakan, apakah kau tidak mencintai Ganga?
Jagdish mengatakan " Aku sudah bertunangan dengan Sanchi dan kau tahu itu.

Lal mengatakan " seluruh dunia tahu itu, tapi aku ingin tahu apa yang ada di pikiranmu, siapa yang kau cintai, Sanchi atau Ganga.
Jagdish mengatakan " Mungkin lebih baik jika aku tidak menjawab beberapa pertanyaan. Jika tidak jawaban-jawaban itu akan menghancurkan banyak kehidupan.
Lal menempatkan tangannya di bahu Jagdish

Wah semakin seru dan membuat penasaran ya episode Anandhi hari ini,tidak perlu lupa untuk menonton terus episode Anandhi yang tayang di Antv Besok ya tanggal 13 April 2017 dan tetap setia di Sinopsis Love india ya,  karena sinopsis Love india akan membagikan sinopsis Anandhi hari ini dan Anandhi antv besok 13 April 2017.Jangan lupa untuk tetap setia ya Menonton tayangan Anandhi di antv dan membaca sinopsis Anandhi antv di website sinopsis love india disini dan bergabunglah di fanspage kami.😊😊💓💓❤💙💚💖💗💘💝💞💟👍

Diterjemahkan By : Ferentzk

www.SinopsisLoveindia.blogspot.com

Episode Anandhi, Anandhi Episode,Episode Mohabbatatein Antv, Anandhi Hari Ini, Anandhi, Sinopsis Anandhi,
Sinopsis Anandhi Antv, Video Anandhi Antv, Anandhi Antv Youtube, Foto Anandhi, Anandhi episode terakhir, Anandhi Mp3, Anandhi Pemain, Anandhi Antv Sinopsis, Photo Anandhi, Picture Anandhi, Anandhi Youtube,  Anandhi, Sinopsis Anandhi Lengkap, Anandhi Full, Anandhi Terbaru, Anandhi Terlengkap, Anandhi 1- Tamat.


0 Response to "Sinopsis Anandhi Antv Hari ini 13 April 2017 Episode 394 part 1"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel