Sinopsis Mohabbatein Antv 5 Desember 2016 Episode 128 Part 5 Bala Salah Paham, Pulang Ke Delhi 524
Table of Contents
Sinopsis Mohabbatein Antv 5 Desember 2016 Episode 128 Part 5
Bala Salah Paham, Pulang Ke Delhi
524
![]() |
| Bala Salah Paham, Pulang Ke Delhi |
Ashok membawa seorang gadis di rumahnya.
Ashok : aku sangat senang.
Ashok membawanya ke kamarnya.
Ashok mabuk dan menunjukkan kamarnya.
Gadis itu mengikat tangan Ashok dan membuat Ashok berbaring di tempat tidur.
Gadis itu mengikat kaki Ashok.
Ashok : apa yang kau lakukan.
Gadis itu mengambil dompet Ashok.
Gadis : maaf aku sangat menyesal.
Gadis itu pergi.
Ashok marah dan melihat Suraj menghentikan gadis itu.
Suraj berjalan marah menatap gadis itu.
Suraj menampar gadis itu, dan meminta gadis itu untuk mengembalikan semuanya.
Gadis itu mengembalikan barang-barang.
Suraj : jika kau terlihat disekitar Ashok, aku tidak akan melepaskanmu.
Gadis itu pergi.
Suraj : Ashok bagaimana kau bisa mendapatkan seorang pencuri di rumah, apakah dia beridentitas atau tidak.
Ashok mengejek Suraj karena Suraj sudah membuang ashok dan kemari
Suraj meminta Ashok untuk fokus pada bisnis.
Ashok : aku tahu bisnismu berada dalam kerugian.
Suraj : maaf, kita melakukan kesalahan karena terpisah, musuh kita sama, Raman Bhalla, aku tidak akan mwmhiarkan raman senang aku tidak bisa melihat dia sukses, dia karyawan kita, kita harus melakukan sesuatu untuk membalas raman.
Mereka jabatan tangan.
Mihika melihat Bala di kompleks.
Bala mengatakan pada Mihika tentang Ayah Ishita meminta seorang wanita untuk pijat.
Mihika : tidak, kau mungkin salah.
Bala : tidak, aku mendengarnya sendiri ketika Ibu mertua tahu ini, bagaimana dia akan bereaksi.
Mihika : tidak mungkin.
Bala : datanglah, kita berdua akan pergi dan melihat pijat itu.
Bala dan Mihika datang dan melihat Ayah Ishita memberi wanita pemijat minyak.
Mihika : bibiku lebih cantik daripada dia.
Bala : mungkin Ibu mertua tidak bisa memijat.
Ayah Ishita : masuklah ke kamar tidur, tidak ada orang di rumah.
Mereka berdua terkejut.
Vandu datang.
Vandu : apa yang terjadi.
Bala : tidak ada apa-apa.
Vandu tetap berjalan ke kamar.
Bala : Mihika sekarang Vandu tidak akan melepaskan Ayah.
Vandu meminta Ayahnya untuk menghentikannya, dan membawa wanita itu keluar.
Wanita : Tuan iyers apa semua ini.
Vandu : bagaimana kau berani melakukan ini.
Ibu Ishita datang.
Ibu Ishita : ada apa?aku mengatakan kepada suamiku untuk memanggil tukang pijat wanita.
Bala pusing karena terkejut
Wanita itu pergi karena kata-kata Vandu.
Vandu : Bala apa aku baik-baik saja.
Bala : wanita itu.
Vandu : aku sudah mengusir dia, aku tidak bisa membiarkan wanita itu memijat bayiku.
Bala : apa.
Vandu : ya.
Bala : jadi kau tau?
Vandu : tentu
Mihika tertawa.
Vandu : Bala apa yang kau pikirkan.
Bala mulai tertawa sendiri.
Raman berbicara kepada Bansal.
Raman melihat Ishita marah dan meminta maaf.
Ishita : tidak, sebenarnya kau mengurus Ruhi sengan baik, ini bukan tentang kau, sesuatu yang lain.
Raman : apa itu.
Ishita menceritakan tentang Ruhi melihat wanita berpakaian burqa.
Ishita : Ruhi merasa suaranya seperti Shagun, dan bahkan aku merasakan hal yang sama, aku takut dia bisa datang lagi untuk merebut Ruhi.
Ishita gelisah.
Raman : tidak, sepertinya tidak begitu.
Ayah dan Ibu Raman membawa beberapa barang dan meminta Ishita untuk memasukkan dalam tasnya.
Ibu Raman : Ishita kau harus melakukan apa yang Raman katakan, mengurus anak-anak, biarkan Shagun melakukan apapun di sini.
Raman memutuskan untuk kembali ke Delhi besok pagi.
Ruhi mendengar mereka dan sedih
Diterjemahkan By : Ferentzk
Www.Sinopsisloveindia.blogspot.com
Sinopsis India, Sinopsis Mohabbatein, Sinopsis Mohabbatein Antv, Yeh Hai Mohabbatein, Mohabbatein, Episode Mohabbatatein Antv, Mohabbatein Full, Episode Mohabbatein, Mohabbatein Terbaru,Mohabbatein Terlengkap, Sinopsis Mohabbatein Lengkap, Mohabbatein 1- Tamat, Mohabbaten Hari Ini, Video Mohabbatein Antv, Mohabbatein Antv Youtube, Foto Mohabbatein, Mohabbatein episode terakhir, Mohabbatein Mp3, Mohabbatein Pemain, Mohabbatein Antv Sinopsis,
Mohabbatein Youtube, IshRa Romantis, Ishita Raman Romantis.

Posting Komentar