Sinopsis Mohabbatein Antv 9 November 2016 Episode 102 Part 2 Ishita Melarikan Diri Bersama Ruhi 399

Table of Contents
Sinopsis Mohabbatein Antv 9 November 2016 Episode 102 Part 2
Ishita Melarikan Diri Bersama Ruhi 399



Ishita Melarikan Diri Bersama Ruhi
Ishita Melarikan Diri Bersama Ruhi

Ishita bangun dari mimpi dan memeluk Ruhi yang tidur di sampingnya.
Ishita melihat jam.

Pagi nya dirumah balla.

Raman bangun.

Raman : di mana Ishita.

Raman pergi ke kamar Ruhi dan tidak menemukan mereka.

Raman : dia tidak di kamar sepanjang malam, dan tidak ada di sini, kemana dia pergi.

Simmi menyuruh Raman untuk mencari Ishita.

Raman : dia tidak ada.

Mereka semua ingin tahu kemana Ishita pergi.

Raman bergegas pergi ke kamar Ruhi dan melihat barang-barang ruhi juga tidak ada dan melihat lemari Ishita juga kosong.

Raman bertanya kepada Neelu.

Neelu : aku tidak melihat mereka sejak pagi.


Semua anggota keluarga panik.

Raman : Ibu mertua apa Ishita datang kesini.
Ibunya Ishita : tidak Ishi tidak kesini sama sekali.
Raman : Ishita pasti pergi ke suatu tempat dengan Ruhi, aku akan  meneleponya.

Raman menelepon Ishita tetapi tak di angkat.

Raman :  dia juga tidak menjawab panggilanku, situasi ini akan semakin memburuk, aku berpikir untuk mengikuti perintah pengadilan, tapi semua ini justru akan bisa melawan kita.

Mihir : aku sudah memeriksanya di klinik, dia tidak ada, dia tidak kesana sejak kemarin.

Mereka semua khawatir mencari Ishita dan Ruhi.

Ishita dan Ruhi berada di taksi.

Bala menelepon Ishita dari handphone Raman.

Ishita tidak menjawabnya.

Ayah Ishita juga menelephonnya.

Ishita : sebaiknya aku membuang kartu sim ini agar mereka tidak bisa menghubungiku lagi.

Ishita membuang kartu sim telephonnya.



Ishita : aku merasa sedih mengambil langkah ini, tapi aku tidak bisa membiarkan Shagun mengambil Ruhi dariku, aku akan membawa Ruhi selalu bersamaku, aku harus pergi, aku minta maaf.

Ruhi : ibu Ishi apa kita nanti akan bersenang-senang di Mumbai.

Ishita memeluknya.

Shagun sudah datang ke rumah keluarga Balla.

Raman : Shagun kenapa kau sudah datang. Kesini.
Raman : ini belum 24 jam.
Shagun : pengadilan sudah ditutup, dan kau tidak bisa melakukan apa-apa, sekarang berikan putriku.

Mereka terdiam berpikir.

Shagun:  panggil lah Ruhi, aku akan pergi bersama Ruhi.

Raman : dia sedang bermain dengan Shravan.
Shagun : baiklah, aku akan datang kembali di malam nanti.

Shagun akan pergi.

Shagun melihat Shravan datang kerumah keluarga balla mencari Ruhi.

Sravan : Dimana Ruhi?
Sharvan : aku sudah Ruhi sejak pagi, tapi dia tidak datang ke sekolah.
Vandu : Shravan, pulanglah sekarang.
Shravan : aku dan Ruhi  harus melakukan PR.
Shagun : apa yang terjadi, di mana Ruhi.
Raman : Ruhi tidak di rumah.

Raman menangis.

Raman : Ishita membawanya pergi entah kemana.

Shagun melihat Raman.

Shagun : apa.....
Raman : mereka sudah tidak di rumah sejak pagi.
Shagun : telpon dia , aku harus bicara padanya.
Raman : dia tidak menjawab teleponku dan mereka sudah pergi.

Shagun : apakah ini rencana kalian.
Ibunya Raman : kita sudah berusaha untuk menemukan Ishita dan Ruhi, kau justru menuduh kami merencanakannya.
Shagun : Ishita sudah menculik putriku, aku akan mengajukan laporan kepolisi  pada Ishita.

Raman : Ishita tidak menculiknya, dia adalah ibunya Ruhi.

Shagun : aku ibunya, dia sudah menculik anakku, dia membawanya ke suatu tempat tanpa izin dan sepengetahianku, entah dia sekarang dia ada dimana.

Raman : cukup.
Shagun : aku bukan Ishitamu jangan berterik denganku, aku tidak bisa membiarkan semua ini.

Shagun pergi.

Raman menyuruh semua anggota keluarga.

Raman : semua harus berusaha mencari dan menelepon dia.
Raman : dimana Ishita dan Ruhi sekarang.

Raman cemas.

Semua anggota keluarga juga cemas.

Diterjemahkan by : Ferentina

Posting Komentar