Sinopsis Mohabbatein Antv 12 November 2016 Episode 105 Part 1 Mihika Ketahuan Ashok 412

Sinopsis Mohabbatein Antv 12 November 2016 Episode 105 Part 1
Mihika Ketahuan Ashok
412

Shravan : aku akan pergi ke toilet, aku anak besar, aku sudah dewasa , aku akan pergi dan kembali.
Ishita : aku akan menunggumu.

Shravan melihat Ruhi dan meneleponnya.

Ruhi bahagia bertemu Shravan dan memeluknya.

Shravan : kapan kau pulang, datanglah ke meja makanku disana.

Ruhi : apa bibi Vandu datang.

Shravan : tidak, aku dengan bibi Ishita, lihatlah dia.

Shagun marah.

Ruhi sedih melihat Ishita.

Shagun melihat Shravan yang
menunjukkan Ishita ke Ruhi.

Shagun marah melihat Ishita disina.

Ruhi sedih.

Mihir tersenyum.

Shagun mulai berteriak pada Mihir.

Shagun : Mihir apa ini, kau membawa aku kesini untuk itu. Ini semua rencanamu?
Mihir : percayalah, aku tidak tahu Ishita datang ke sini, mungkin ini hanya kebetulan.
Shagun : bagaimana bisa, aku tidak ingin Ishita dan Raman menemui Ruhi, aku akan meninggalkan rumahmu jika kalian lakukan itu.
Mihir : baiklah, tenanglah.

Sravan mengajak Ruhi menemui Ishita.

Ruhi menolak untuk bertemu Ishita.

Shagun : Shravan jangan memaksa Ruhi jika dia tidak mau.

Wanita datang untuk menemui Mihika.

Wanita : ada vaksinasi pencegahan flu, tidak ada efek samping padamu?

Wanita itu menunjukkan brosur.

Mihika merasa yakin dan menyuruh wanita itu untuk datang.

Wanita memberi Mihika suntikan.

Wanita melihat Mihika dan tersenyum.

Wanita : Bolehkah aku minta minum.
Mihika : ya , baiklah.

Mihika pergi untuk mengambilkan minum.

Mihika mulai merasa pusing dan Mihika Pingsan.

Wanita memegang Mihika dan membawa Mihika ke sofa.

Wanita itu menelepon Ashok.

Wanita : pekerjaanku sudah kulakukan.

Ishita : Shravan memangnya kenapa kau begitu lama di toilet? Apa kau sakit?

Shravan : tidak, aku sedang berbicara dengan Ruhi.

Ishita : di mana dia.

Shravan : dia dengan bibi Shagun.

Ishita tidak mampu untuk bangun dan menangis.

Ishita melihat Ruhi terlihat sedih.

Shagun menyuruh Ruhi untuk ikut pulang dan Shagun membawanya.

Shagun bertemu temannya saat akan meninggalkan restoran dan berbicara padanya.

Ruhi melihat Ishita dan berjalan mendekati  Ishita.

Ishita tersenyum.

Ishita meneruskan tangan dan menyuruh Ruhi untuk datang kepelukan Ishita.

Ruhi marah.

Ruhi menelepon Shagun dan menyuruh Shagun untuk membawanya pulang.

Ruhi meninggalkan Ishita.

Ishita menangis.

Shravan : Ruhi akan segera pulang jangan menangis, aku akan berbicara padanya di kelas.

Ishita : katakan padanya untuk tidak marah padaku, aku sangat mencintainya.
Shravan : baik lah.

Pembantu : apa yang terjadi dengan Nyonya, tadi dia baik-baik saja.
Suraj : tidak perlu khawatir, dokter akan datang, kau pergi saja.
Suraj : aAa dia baik-baik saja.
Wanita : aku melakukan pembiusan, aku akan membawanya ke klinik dan melakukan proses aborsinya.

Suraj menelepon Ashok.

Suraj : Ashok kita akan membawa Mihika ke rumah sakit, datanglah kesana.

Ashok : aku ada rapat, Raman di sini, aku akan segera datang.

Raman berbicara dengan klien tentang model kecil untik produknya.

Klien : Raman, anak harus cantik dan terlihat polos.
Raman : ya, aku akan menemukan wajah yang sempurna, dia adalah koordinator Model.

Pertemuan Raman dengan Tuan Kapadia berakhir.

Ashok datang dan menyapa Raman.

Raman : jika Ishita tahu aku dengan Ashok, itu akan menjadi masalah besar.

Ashok : kita akan membahasnya.

Kapadia mendapat telpon dan pergi untuk menjawabnya.

Ruhi menabrak Kapadia.

Ruhi : maaf paman.
Kapadia : siapa namamu.
Ruhi : Ruhi.
Kapadia : nama yang sangat manis, sama sepertimu.

Shagun datang ke arah Ruhi.

Kapadia menyuruh Raman dan Ashok untuk melihat-lihat di sini, gadis itu, namanya adalah Ruhi.

Ashok : bagaimana kau bisa kenal dia.
Kapadia : aku mendiskusikan dengan Raman kalau aku ingin wajah yang polos, persis seperti gadis itu.

Raman : tidak mungkin.

Ashok : ok, kita akan melakukan audisi.
Kapadia : tidak, dia sangat cocok untuk produk kami.
Ashok : kita akan mendapatkan dia.
Raman : tidak, dia adalah putriku.
Ashok : ya, itu akan tetap dilakukan.
Kapadia : apa masalahnya.
Raman : aku tidak ingin dia kehilangan masa kanak kanaknya.
Kapadia : ini tidaklah buruk, jika dia bisa menjadi model produk kami.

Raman menolak.

Ashok : aku akan mengurusnya.

Ashok berdebat dengan Raman.

Ashok : Shagun akan memutuskan Ruhi bekerja atau tidak, kau duduk dan lihatlah materi, ini bukan bisnismu , proyek ini sangat penting untukku dan aku akan mendapatkannya dengan harga berapapun, kau bekerja untukku, kau juga harus profesional dan bertanggung jawab, dan memberikan Ruhi kepadaku, aku tahu bagaimana cara meyakinkan Shagun.

Raman : aku tidak punya hak atas anakku, aku tahu Shagun, dia akan memanfaatkan Ruhi untuk menyakitiku.

Raman datang menemui Ishita.

Shravan : Paman Ruhi tidak menyapa bibi Ishitatadi.

Raman menyuruh Ishita untuk tidak bersedih.

Ishita berprilaku normal.

Raman : aku tahu kau terluka dan aku yakin Ruhi akan kembali kepadamu secepatnya.

Ishita menangis.

Ishita : aku berharap dia tidak lupa kepadaku.

Ranan : tidak akan pernah , jangan menangis, orang akan berpikir makanan tidak enak jika kau menangis.
Ishita tersenyum.
Ashok datang ke rumah sakit.
Ashok : apa yang terjadi.
Suraj : aku mencuci dosa-dosamu, masalahmu akan berakhir hari ini ,bagaimana pertemuanmu dengan klien.
Ashok : Raman bekerja dengan baik dan klienya menyukai Ruhi.
Suraj : dia mungkin akan senang.
Ashok : tidak, dia menolak untuk itu, kau lihat bagaimana aku menyulitkannya, aku akan merebut putri Raman dan di sini tanda cinta Mihir dan Mihika , mari kita merayakanya.
Raman menelpon Shagun.
Raman : klien melihat Ruhi dan ingin Ruhi jadi bintang iklan, Ashok memberi komitmen dan aku menolak, jika Ashok menelpon, kau harus menolak.
Shagun : mengapa.
Raman : dia adalah putriku.
Shagun : aku yang akan memutuskan, jangan mengajariku , jangan memberikan perintah, aku wali hukumnya.
Raman : tidak, aku memohon padamu.
Shagun : aku akan menangani hal ini.
Penjaga : Nyonya Shagun mereka mengambil mobilmu.
Pria : kita memiliki perintah Bank.
Pria itu menyuruh kunci mobilnya , karena Raman menghentikan pembayaran untuk mobil EMI.
Shagun : aku akan membayarnya.
Pria : rekeningmu tidak ada uangnya.
Shagun : beri aku waktu.
Pria : aku tidak bisa menahannya.
Shagun memberikan kunci mobil dan mereka membawanya.
Shagun marah.
Shagun : kau akan lihat Raman.
Ashok dan Suraj berpikir bagaimana untuk merayakanya.
DrAparna bersiap-siap menggugurkan bayinya pada kata-kata suaminya, karena mereka mengatakan dia memiliki masalah medis pada kehamilanya, tapi Mihka tidak hamil.
Ashok : apakah kau yakin.
Aparna : kau mungkin bercanda, atau kau mungkin menjadi suami pertama yang tidak yakin.
Suraj : tidak, dia hamil.
Aparna : hentikan lelucon ini, bawa istrimu, kau mengambil risiko dalam persahabatan dan kalian tidak serius.
Suraj : luar biasa Mihika menipumu Ashok, aku katakan gadis-gadis ini akan menghancurkanmu , pertama Shagun dan sekarang Mihika

Diterjemahkan by : Ferentzk


Loading...

0 Response to "Sinopsis Mohabbatein Antv 12 November 2016 Episode 105 Part 1 Mihika Ketahuan Ashok 412 "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel