Sinopsis Mohabbatein ANTV episode 81 part 1 tayang 19 oktober 2016 ( 309 ) "Raman Akan Pergi Singapura ?"

Table of Contents
Sinopsis Mohabbatein ANTV  episode 81 part 1 tayang 19 oktober 2016 ( 309 )
"Raman Akan Pergi Singapura  ?"


Hakim : aku memberi hak asuh Ruhi untuk Ishita beberapa bulan sebelumnya dan aku senang melakukan itu, aku kembali memberikan hak asuh kepada ishita dan Ishita harus menyerahkan laporan di pengadilan setiap bulan.

Raman : Hakim aku ingin menutup kasus hak asuh ruhi dan memberikan kita kan hak asuh permanen, sehingga Shagun dan Ashok tidak harus menyeret kita ke pengadilan lagi dengan rencana mereka.

Mereka semua tersenyum, sementara Shagun menangis.

Hakim memberikan hak asuh permanen Ruhi untuk Ishita Bhalla.

Ruhi memeluk Ishita.

Raman : kita akan selalu bersama-sama.

Mereka semua membawa Ruhi keluar.

Ruhi : tidak ada yang bisa memisahkan kita bertiga.

Raman mendapat telpon.

Raman : aku akan datang kekantor.

Raman :Ishita aku ada kerjaan penting, bosku memanggil.
Ruhi : tetapi kau adalah bos.
Raman : bosku telah datang, pulang,kita akan bertemu nanti malam.

Ishita : Rama datanglah lebih awal, karena kita harus membuat pesta untuk Ruhi.

Raman melihat Ashok .

Raman : kau selalu melakukan segalanya untuk motif keuntunganmu sendiri bahkan hari itu juga rencanamu.

Raman memperingatkan Ashok.

Raman menyuruh Mihir untuk duduk di dalam mobil, dan pergi.



Ashok tersenyum.

Ashok : Raman mungkin berpikir mengapa aku mendukung dia, biarkan waktu datang, dia akan tahu semuanya.

Shagun mendatangi Ashok.

Shagun : mengapa kau melakukan ini, Raman dan Ishita adalah musuhmu.
Ashok : ya, aku melakukan ini dan menguntungkan mereka, jika aku membelamu, mereka akan berpikir kita bersama, kita tidak bersama lagi, kau harus memulai hidup baru tanpa aku , aku tidak bisa menikahimu, apa yang aku lakukan adalah untuk kebaikan dirimu, aku ingin kau membenciku, hanya membenciku.

Ashok pergi.

Shagun menangis.

Rapat raman dimulai .

Dewan direksi dan atasan Raman memutuskan bahwa Raman harus berpindah ke Singapura.

Raman : tapi keluargaku di sini, aku tidak berpikir aku bisa pergi.
Dewan : aku tahu, sulit untuk meninggalkan keluargamu, ini tidak mungkin, ini hanya formalitas, kau bisa mengatakan tidak jika kau tidak ingin.

Raman berpikir tentang Shagun, dan Ishita menghadapi banyak masalah karena aku.

Raman :aku harus berpikir tentang kebahagiaan Ishita. aku  mencintai ishita, dengan alasan pekerjaan ini, dia tidak akan tahu kelemahanku dan kesempatan ini tidak akan datang lagi, aku harus pergi.

Raman berpikir tentang Ishita dan Ruhi.

Bos Raman : apa yang kau pikirkan, kau bisa menolak.
Raman : tidak, aku menyadari perusahaan ini membutuhkanku, aku harus berfikir ke depan dan mendapatkan kebahagiaan untuk kebahagiaanku, aku tidak akan berpikir lagi, beritahu merekaaku siap untuk pergi.
Bos : Raman, apa kau yakin, aku bisa memnyuruh orang lain untuk pergi.
Raman : ya, 100% yakin.
Bos : baik lah, aku akan memberitahu timku untuk mengirim keluargamu semua ikut ke sana.
Raman : tidak, istri dan putriku akan berada di sini, Ishita tidak terbiasa hidup tanpa keluarganya dan Ruhi juga terbiasa untuk berada di sini.
Bos :semiga semua itu yang terbaik.

Bos Raman pergi.

Raman berpikir tentang Ishita.

Pesta berlangsung di rumah keluarga balla

Romi menari dengan anak-anak.

Raman datang dan Ruhi mengajak Raman menari.

Ruhi meminta Romi untuk memutar musik.

Raman Meminta Ruhi untuk berhenti.

Raman :aku harus berbicara dengan kalian.
Ibu Raman : apa kau mendapatkan penghargaan lagi.
Raman :tidak, aku mendapat promosi.
Ishita : kau sudah pulang , jika kau dapat promosi, maka apa masalahnya.
Raman : aku kepala perusahaan.

Mereka memberikan Raman manisan.

Shravan : apa artinya paman.
Raman : aku harus pergi keSingapura.

Mereka semua marah.

Raman : Aku akan pergi beberapa hari untuk melihat pekerjaan di sana, aku akan segera kembali.

Dalam hatinya Raman meminta maaf untuk Ruhi karena berbohong padanya.

Ishita : baik lah, Ruhi, beritahu Ayahmu, kita akan ikut pergi bersama-sama dengan ayah kesana,kemudian Ayah dan kakek akan ikut dengan kita.
Raman : Ruhi beritahu Ibu Ishi bahwa aku akan pergi sendirian besok.
Ibu Raman :beri aku nomor bosmu, akan akj memarahi dia.
Raman :Aku akan pergi untuk beberapa hari saja bu, setelah itu aku akan kembali, aku akan pergi ke negara-negara lain dari sana.
Ishita : baik lah, itu pekerjaan, tapi kau harus datang setiap akhir pekan, ini hukumannya.
Raman : aku setuju , Romi mainkan musik.

Raman melihat Ishita.

Raman :dalam hatinya, ketika aku pergi, semua masalah tidak akan datang dalam hidupmu lagi Ishita.

Ruhi berjalan ke kamar, dan Raman menyusul Ruhi.

Ishita datang menemui Ruhi dan melihat ruhi menangis.

Ruhi : mengapa Ayah pergi, katakan padanya ibu ishi,untuk tidak pergi.
Ishita :sayang, dia akan bekerja disana, kita juga merindukanmu ketika kau pergi pada perkemahan musim panas, tetapi kau kembali, itu sama saat Ayahmu akan pergi dan dia juga akankembali.
Ruhi :bisakah kita tidak kehilangan satu sama lain, siapa yang akan kita sebut Jhansi Ki rani, dan Raavan kumar, bagaimana kau akan bertengkar jika kalian jauh.
Ishita : bahkan jika dia berhenti bertengkar denganku, aku masih akan bertengkar setiap hari.

Raman melihat mereka.

Ishita : kita akan melakukan video chatting dengan ayah, dan Singapura itu tidak jauh sayang. hanya perlu 4 jam saja untuk sampai kesana,coba kau bayangkan, itu begitu dekat kan, dia akan berada di sini setiap hari Sabtu Minggu dan kita akan bertengkar dengan dia.

Ishita memeluk Ruhi.

Raman sedih.

Ruhi :Ayah.

Ruhi memeluk Raman.

Ruhi : baiklah, kau bisa pergi sekarang, kami akan melakukan video chat denganmu setiap hari.
Raman : aku bisa pergi dengan tenang karena Ruhi telah menjadi gadis dewasa dan akan mengurus semua orang dirumah.
Ruhi : aku tidak akan membiarkan Ibu Ishi puasa dan bekerja keras.
Ruhi : Ayah pergilah dan bawa paman Romi, karena nenek selalu memarahi dia.

Ruhi pergi.

Raman : Ishita kau siapkan semuanya yang ku butuhkan yang  akan aku bawa.

raman melangkah keluar dari kamar.
raman : ishita , kau boleh bertemu orang-orang,jalan jalan. kau bisa pergi untuk minum kopi, dengan Mani. karena kita berdua membutuhkan kekuatan untuk menghadapinya satu sama lain.

Ishita menatap raman.

Raman : Ishita, kau juga jangan berpuasa lagi.
Ishita ,kenapa kau memberikan pidato perpisahan seakan akan aku akan melakukan semuanya tanpamu selamanya.
Raman : kau biasanya selalu mendapat masalah karena aku. saat aku pergi nanti kau boleh bersantai dengan Mani.
Ishita : tidak ada yang bisa menggantikan saat aku bersamamu. aku terbiasa dengan ejekanmu, apa yang akan aku lakukan tanpa itu, tidak ada yang bisa menggantikanmu.
Raman :tidak ada yang bisa menggantikan kau dalam hidupku.
Ishita : apa kau bilang.

Ramam mengejeknya yang pekerjaan dokter giginya.

Raman : kau harus pergi dengan  Mani. ketika kau pergi untuk memecahkan gigi orang di malam hari, kau harus mengurus keuangan dan merawat orang tua.
Ishita : sebenarnya untuk berapa lama kau akan pergi, kau akan datang kembalikan, kenapa kau memberikan pidato seperti kau akan pergi selamanya.
Raman : kau memang selalu menangis, aku menunjukkan kesalahanmu dan kau pikir aku sedang memberikan pidato, aku harus pergi untuk rapat makan malam.
Ishita : tidak, kau harus berada di sini, keluarga ingin merayakanya denganmu.
Raman : besok aku sudah berangkat dan sudah tidak disini.

Raman pergi.

Ishita menangis.

Ishita : mengapa aku menangis, raman tidak akan pergi selamanya.

Shagun marah  seseorang untuk memberikan rincian keuangan pada shagun dan mengatakan tentang semua biaya Adi.

Raman datang untuk bertemu Adi dan mendengar Shagun membicarakan tentang biaya Adi.

Raman : apa yang akan terjadi dengan masa depannya, jangan khawatir, masa depan Adi terjamin jika bersamaku.
Shagun : pergilah .
Raman : aku datang untuk bertemu Adi.
Shagun : dia sudah tidur.
Raman : aku akan ke Singapura besok, aku ingin bertemu dia, aku akan menemuinya besok.
Shagun :datanglah ke sekolah lebih awal.
Raman : aku akan datang sebelum dia berangkat.

Raman memberi Shagun cek untuk menstabilkan keuangannya untuk sekarang ini.

Shagun : apa dengan  cek ini kau ingin menutupi kesalahan Ishita.

Raman membela Ishita.

Raman : untuk Adi dan keamananmu.

Shagun meminta Raman untuk menyimpan ceramahnya dan pergi.

Raman pergi.

Shagun : aku bukan badan amal, Ashok tidak bisa melakukan ini padaku, aku sudah memberinya kebahagiaan enam tahun.

Shagun menelpon Ashok.

Ashok tidak menjawab telepon dari shagun.

Shagun : aku tidak akan melepaskanmu ashok.

Raman : Shagun tidak akan berubah dan tidak akan bisa mengurus Adi, aku akan mengawasi dimanapun aku berada.

Ashok menelpon Mihika dan Mihika menegur Ashok.

Ashok : aku sudah melakukan hal yang besar untuk kakakmu ishita dan memberi hak asuh ruhi untuk Raman dan Ishita, dan pergi melawan Shagun, aku pikir ini adalah hadiah pernikahan kita, kau tahu aku mencintaimu.
Mihika : pria pengecut, kau juga katakan hal yang sama untuk Shagun juga.
Ashok : kau harusnya berterima kasih kepadaku.
Mihika : aku membencimu.
Ashok : setiap cerita dimulai dengan kebencian, kita harus menikah, katakan padaku saat kau siap.
Mihika : aku tidak akan pernah siap.

Mihika mengakhiri telponnya.

Ashok : kau harus menikah denganku, aku bahkan tidak memulai permainan,

Ashok :Suraj, aku akan mendapatkan keuntungan dengan luka dan pengorbananmu.



by : ferentzk



Posting Komentar